Tunggu sebentar!

Senin, 29 April 2013

5 keputusan penting yang harus Anda ambil tanpa merasa bersalah

Terkadang, memiliki sepasang anak kembar menuntut saya melakukan berbagai 'percobaan'. Saya membesarkan mereka dengan metode yang sama, sambil memperhatikan perbedaan yang muncul dari keduanya. Contohnya, penggunaan dot untuk mengatasi tangisan keduanya. Sekarang, yang satu bergantung kepada dot, yang lainnya baru tenang saat saya menggendongnya. Saya juga melatih mereka dengan jadwal rutin pada usia 6 bulan, dan 2 tahun kemudian, salah satu diantara mereka masih terbangun dimalam hari (untuk meminta susu dan ciuman), sedangkan yang satunya bisa tidur nyenyak dengan dengkuran kerasnya.

Kesimpulan yang saya buat sementara: keputusan membuai sikecil sampai tidur atau menidurkannya diboks, menyusui sesuai jadwal ataupun sesuai permintaan, dan keputusan lain yang Anda perdebatkan dengan suami karena kuatir bisa mempengaruhi perkembangan si kecil nanti, seharusnya tak perlu mengurangi jatah tidur Anda.

Tentu saja, keputusan yang diambil dalam tahun pertama si kecil cukup penting. Namun Anda perlu bersiap bahwa tak semua rencana berjalan sesuai harapan. Nah, berikut beberapa trik agar Anda tidak merasa dirugikan dengan keputusan pengasuhan yang Anda ambil:

Keputusan #1: Tunggu ia menangis VS Membuat jadwal menyusui
Diminggu pertama yang melelahkan, banyak mama memutuskan untuk menyusui saat sikecil membutuhkannya (siapa juga sih yang masih memiliki tenaga untuk membuat jadwal menyusui?). Ditambah lagi, para ahli setuju, menyusui bayi yang baru lahir saat ia memberikan pertanda lapar adalah yang terbaik. Tetapi saat ia mulai tidur dengan rentang yang cukup lama (empat sampai lima jam) dimalam hari, Anda mungkin menyadari bahwa frekuensi menyusui menjadi kurang karena ia mulai membuat pola makanannya sendiri. Apa kesimpulan yang bisa diambil? Alan Greene, M.D., penulis buku From First Kicks to First Steps and Feeding Baby Green menyatakan, bila anak bisa mengikuti pola menyusui setiap 3 jam sekali, Anda dapat mengatur jadwal menyusui sendiri yang nyaman buat Anda. Namun bila ia tidak henti meminta disusui sepanjang hari, diskusikan dengan dokter anak agar Anda dapat mengatur waktu menyusui dan sikecil juga mendapatkan asupan susu lebih banyak setiap waktunya. Pertimbangkan juga penggunaan dot, karena terkadang bayi hanya membutuhkan kegiatan menghisap dan ia sangat menyukainya.
 Jadwal menyusui

Banyak mama juga justru senang jika ia bisa segera datang saat anak butuh untuk disusui. Mereka percaya bahwa bayi mereka mendapatkan manfaat dari respon langsung sang mama. Bila Anda salah satunya, jangan ubah ini.
Kesimpulan: Bila sikecil menangis karena kelaparan, Anda tentu tidak mungkin mendiamkannya. Namun, bila menetapkan jadwal menyusui membuat Anda merasa nyaman, bahagia, dan cukup istirahat, lakukanlah. Si kecil membutuhkan yang terbaik dari Anda lho, Ma!
Keputusan #2Beri dot VS Tidak
Tidak semua anak suka dot, tetapi bila anak Anda menyukainya, itu keuntungan bagi Anda berdua. Tidak hanya menenangkan, menurut Harvey Karp M.D., penulis The Happiest Baby on the Block, dot terbukti mengurangi resiko sindroma kematian bayi mendadak (SIDS - Sudden Infant Death Syndrome) yang sering terjadi saat bayi tidur. Selain itu, bertentangan dengan yang selama ini dipercayai, dot tidak membuat bayi menolak untuk menyusu, ataupun merusak gigi (kecuali 'bayi' Anda menggunakannya pada usia 6 tahun).
Namun mungkin sulit saat harus menghentikan si kecil dari penggunaan dot. Bila Anda mengambil dot darinya selama 6 bulan, seperti apa yang disarankan oleh American Academy of Pediatrics, ia pasti akan lupa pada kebutuhan mengedotnya. Tapi, mama mana sih yang rela merusak suasana tenang saat si kecil menikmati dotnya? Bila sudah 'kecanduan', Anda butuh setidaknya 1 tahun, bahkan lebih untuk menjauhkannya dari benda tersebut. Untuk memudahkan, batasi penggunaan dot seperti hanya pada saat malam hari atau hanya saat di mobil.
Kesimpulan: Dot adalah sahabat mama dan melindungi si kecil dari sindroma kematian bayi mendadak.
 Keputusan #3Melatih tidur VS Menina-bobokkan-nya
Untuk 4 bulan pertama, tanggapilah tangisan si kecil secepat mungkin dan buat ia merasa nyaman dengan menimang, menyusui, menyanyikan lagu, atau memeluknya hingga ia tertidur. "Bayi yang baru lahir perlu dibuat merasa nyaman," kata de. Greene. Saat berusia 4 sampai 6 bulan, sistem sarafnya mulai rapih, dan ia mulai mampu tidur dengan sendirinya. Masalahnya, kini ia menolak untuk tidur, padahal Anda butuh tidur dan berupaya menarik perhatian Anda agar menina-bobokkan-nya. Itulah mengapa akhirnya para orang tua yang kelelahan memutuskan melatih anaknya tidur. Dipopulerkan oleh Richard Ferber M.D., penulis Solve Your Child's Sleep Problems (yang percaya bahwa teknik menunggui anak tidur sudah tidak dapat digunakan lagi), melatih anak tidur dapat dilakukan dalam berbagai cara. Namun intinya: buat si kecil mengantuk namun masih terjaga. Bila ia menangis, ajak ia mengobrol sambil mengusap punggungnya agar ia tenang. Tinggalkan ia beberapa menit dan usap punggungnya lagi bila ia masih menangis. Ulangi terus hingga ia benar-benar tertidur. Tiap malamnya, tinggalkan ia beberapa menit lebih lama, hingga akhirnya Anda tak perlu kembali menengoknya. Walaupun tidak ada mama yang suka mendengar tangisan si kecil, beberapa ahli percaya, malam-malam 'penuh penderitaan' itu sepadan bila akhirnya si kecil dapat tidur nyenyak.
William Sears, M.D., Bapak dari gerakan "attachment parenting", percaya bahwa yang paling dibutuhkan bayi adalah kontak fisik dan kasih sayang. Bayi yang dibiarkan saat menangis mungkin tidak akan belajar untuk mempercayai pengasuhnya. Lagi pula, Anda pasti akan menikmati masa-masa menimang dan menyusui si kecil di malam hari. (Tidak akan berlangsung selamanya kok!)
Kesimpulan: Lakukan yang terbaik menurut Anda. Bila masalah ini membuat Anda dan si kecil stres, melatih tidur mungkin bisa menjadi pertimbangan. Jangan lupa untuk memperhatikan ya Ma, jangan-jangan ia menangis karena sakit atau meminta popoknya yang basah diganti.
 Keputusan #4: Tidur tepat waktu VS Kapanpun dan dimanapun
Si kecil akan tidur setiap 2 jam sekali di bulan-bulan pertamanya. Bila Anda menidurkannya di boks setiap saat, Anda akan merasa terkurung di rumah saja. Tetapi disaat yang bersamaan, Anda juga akan menikmati masa-masa santai ini. Si kecil juga jadi lebih mudah menyesuaikan diri dengan jadwal tidur 3x sehari (pagi, sore dan malam hari) di 4 bulan pertamanya, dan 2x sehari (pagi dan sore) setelah berusia 9 bulan, dibandingkan bayi yang terbiasa tidur dimana dan kapan saja. Para ahli juga percaya, tidur di boks atau ranjangnya sendiri akan lebih nyenyak daripada tidur di mobil ataupun stroller-nya.
Namun tidur diperjalanan terkadang dibutuhkan, apalagi saat ia besar nanti dan perlu diantar ke sekolah, les balet, ataupun latihan sepakbola. Anak yang terbiasa dibawa perjalanan di waktu tidur siang, seringkali ditemukan lebih mudah beradaptasi. satu hal yang perlu diperhatikan: bayi Anda bisa ngambek karena kelelahan. Tidur diperjalanan mudah sekali terganggu, misalnya oleh suara sirine hingga teriakan si kakak. Kebutuhan tidur si kecil mungkin saja tidak tercukupi.
Kesimpulan: Dokter anak Anda pasti akan memaksa si kecil untuk tidur di rumah, tetapi bila bayi Anda senang dan sehat-sehat saja, sesuaikan saja jadwal tidurnya dengan jadwal kegiatan keluarga Anda.
Keputusan #5MPasi pada usia 4 bulan VS 6 bulan
"Bahkan para ahli tidak sepakat mengenai kapan MPASI (makanan pendamping ASI) sebaiknya diberikan," kata Marianne Neifert, M.D., penulis Great Expectations: The Essential Guide to Breastfeeding. Mungkin ada beberapa mama yang mengatakan, anak mereka siap untuk diberi MPASI lebih cepat dari 6 bulan. Namun organisasi-organisasi seperti Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), hingga UNICEF dan WHO merekomendasikan pemberian ASI eksklusif dalam 6 bulan pertama.
Bagaimana membedakan bahwa sikecil sudah siap makan? Dr. Neifert menyarankan untuk mengikuti pertanda yang anak Anda berikan. Bila ia memperhatikan saat Anda sedang makan, sudah bisa duduk dan mengontrol kepanya dengan baik, tidak lagi mengeluarkan lidah dan mau mengunyah makanan yang Anda suapkan, maka ia siap untuk diberikan MPASI. Tanda-tanda ini biasa terjadi pada sekitar usia 6 bulan. "Jangan mulai terlalu dini, hanya karena Anda pikir dengan makanan ia akan tidur lebih nyenyak dimalam hari," pesan Dr. Neifert.
Kesimpulan: Sesuai dengan rekomendasi organisasi-organisasi kesehatan, sebaiknya Anda hanya memberikan ASI dalam 6 bulan pertama kehidupan si kecil. Namun tentu pilihan kembali kepada Anda.

Keyword: jadwal menyusui bayi | pemberian dot pada bayi | manfaat dot pada bayi | jadwal memberikan ASI

A PREGNANCY (TENTANG KEHAMILAN)
1. Hati-hati, ini dia yang harus Anda waspadai selama hamil
2. Tetap segar dan cantik meskipun hamil
3. Agar tetap bugar meskipun sedang hamil
4. Prolactinoma dan kehamilan
5. Bagaimana janin berkembang
[More...]
B PARENTING (MENJADI ORANG TUA)
1. Pentingnya lemak esensial untuk tumbuh kembang anak
2. Pengaruh buruk teman
3. 9 fakta kesehatan jaman dulu dan sekarang
4. Tips: membantu anak kikuk bergaul [sosialisasi anak]
5. Manfaat mendongeng sebelum anak tidur
[More...]
C WANITA (SEPUTAR PERMASALAHANAN WANITA)
1. Pahami masa subur
2. Memanjakan diri pasca nifas via spa vagina
3. Hamil diatas usia 35 tahun, pahami resikonya
4. Adakah masalahnya kedepan jika menunda-nunda jadi ibu?
5. Teknologi untuk merancang jenis kelamin
[More...]
D TEKNOLOGI
1. Inovasi Irigasi Untuk Masa Depan Yang Berkelanjutan
2. 10 Teratas Kemajuan Israel Dibidang Medis
3. Microresonator (Mengirimkan 40 Saluran Komunikasi dengan Satu Laser)
4. Cara memurnikan air limbah hanya menggunakan tanaman
5. Aplikasi Penghitung Sisa Hari Dalam Setahun (The Rest Of The Year)
[More...]
D SOURCE CODE VISUAL BASIC 6.0
1. Visual Basic Source Code (Transfer teks dari form ke ms-word)
2. Visual Basic Source Code (sysinfo atau informasi sistem komputer)
3. Visual Basic Source Code (software pembalik kata)
4. Visual Basic Source Code (software pengeja kata)
5. Visual Basic Source Code (IP tools)
[More...]
E KULINER (RESEP MASAKAN)
1. Resep Membuat Sambal Tuktuk khas Batak Toba
2. Cara Memasak Dali Ni Horbo
3. Resep Membuat Mie Gomak Medan
4. Resep Masakan Na Tinombur
5. Resep ayam napinadar
[More...]
F DESIGN & ART DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS
1. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (Teks Mosaic)
2. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (Teks Bergambar)
3. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (Teks Puding)
4. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (101 Dalmatians)
5. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (Teks Cut Out)
[More...]
G BELAJAR BAHASA INGGRIS SEHARI-HARI
1. A Break (Waktu Istirahat)
2. A conversation With A Stewardess (Percakapan Dengan Pramugari)
3. A New Neighbour (Tetangga Baru)
4. A New School Building (Gedung Sekolah Baru)
5. A Talk With A Stewardess (Percakapan Dengan Pramugari#2)
[More...]
H EFEK QUERY DARI MESIN PENCARI
1. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#1
2. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#2
3. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#3
4. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#4
5. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#5
  [More...]