Tunggu sebentar!

Selasa, 14 Mei 2013

Seputar infertilitas

Sebaiknya, berapapun usia pasangan, jika sudah menikah selama satu tahun, tidak menggunakan KB dan teratur berhubungan intim tetapi belum hamil juga, segera berkonsultasilah dengan dokter ahli.

Faktor usia adalah faktor yang paling berpengaruh pada kesuburan. Diatas 35 tahun, kesuburan wanita sudah mulai menurun. Bila ditambah dengan penyakit penyerta dan faktor-faktor lain di atas, akan semakin sulit untuk punya anak. Pada wanita berusia lebih dari 35 tahun dengan infertilitas, dianjurkan memeriksakan diri lebih cepat ke dokter ahli jika sudah 6 bulan menikah tapi tidak kunjung hamil.

Selain usia, yang bisa berpengaruh adalah adanya penyakit penyerta, seperti endometriosis, PCO (Polycystic Ovary Disease), sumbatan saluran telur, masalah ovulasi, atau masalah sperma. Bisa juga masalah cadangan sel telur dan kelainan genetik atau kromosom.

PERTANYAAN YANG SERING DITANYAKAN SEPUTAR INFERTILITAS
1. Sudah lama menikah, tapi belum juga punya anak. Sudah diperiksa, hasilnya menyatakan sama-sama sehat dan tidak bermasalah, tapi tetap saja tidak bisa hamil

Menurut ahli:
Meski sudah melalui berbagai pemeriksaan dengan hasil tidak ada kelainan, kehamilan alami tetap tidak bisa dicapai. Ada yang disebut dengan "unexplained infertility" atau infertilitas yang tidak dapat dijelaskan.

Insidennya sekitar 10% dari seluruh kasus infertilitas. Ini terjadi karena infertilitas adalah masalah yang kompleks. Ada faktor lainnya yang bisa berpengaruh, seperti misalnya imunologi, sementara pemeriksaan standar untuk itu belum ada hingga saat ini.

Yang harus dilakukan:
Masalah ini bisa diatasi melalui teknologi reproduksi berbantu, seperti inseminasi dan bayi tabung. Perlu diperhatikan, pasangan baru akan dinyatakan mengalami unexplained infertility bila telah menjalani pemeriksaan menyeluruh.

Banyak pasangan hanya berkonsultasi dengan dokter kandungan dan menjalani pemeriksaan USG yang memberi hasil normal, lalu menyimpulkan bahwa mereka normal. Padahal, masih ada pemeriksaan lain yang belum dilakukan dan perlu dilakukan seperti HSG, analisis sperma dan Profil Hormon.

2. Pernah menunda kehamilan selama beberapa tahun dengan metode kontrasepsi. Saat sudah siap untuk punya anak, akan tetapi tidak kunjung bisa hamil.

Menurut ahli:
Pasangan yang belum punya anak dianjurkan untuk menggunakan metode kontrasepsi pil. Jadi, masa subur dapat cepat kembali setelah penggunaan pil dihentikan. Metode KB suntik, terutama suntik 3 bulan, bisa mempunyai efek berkepanjangan. Sementara KB spiral atau IUD sering menyebabkan keputihan dan infeksi, terutama pada pasien yang lalai atau tidak pernah kontrol.

Resiko terbesarnya adalah infeksi mulut rahim yang menjalar dan menyebabkan infeksi pada saluran telur, sehingga saluran telur tersumbat dan akhirnya terjadilah infertilitas.

Yang harus dilakukan:
Idealnya, pasangan diharapkan tidak menunda kehamilan, karena sejalan dengan waktu dan bertambahnya usia, penyakit-penyakit yang tadinya tidak ada bisa muncul. Sedangkan bila sudah ada penyakit tapi tidak diketahui, seperti endometriosis yang prosesnya makin progresif, dampaknya bisa berujung pada infertilitas.

Dengan bertambahnya usia, paparan terhadap polutan dan radikal bebas juga bertambah, sehingga bisa menurunkan kualitas sel benih (sel telur dan sel sperma) dan mempersulit kehamilan. Pastikan menjalani pola hidup yang sehat, seperti tidak merokok, menjauhkan telpon seluler dari area dekat organ kelamin, serta tidak meletakkan laptop dipangkuan saat bekerja karena bisa menurunkan kualitas sel benih.

3. Kami merasa tidak ada masalah untuk bisa hamil, karena sudah pernah hamil beberapa kali, tetapi selalu keguguran.

Menurut ahli:
Sebenarnya, keguguran adalah cerminan kehamilan yang kualitasnya buruk dan juga merupakan masalah infertilitas. Sebagian besar penyebab keguguran pada kehamilan trimester pertama (dibawah 12 minggu) adalah kelainan gen atau kromosom yang disebabkan kualitas sel benih yang kurang baik. Janin tidak dapat bertahan hidup dan berkembang karena kualitasnya kurang baik. Keguguran dapat berupa kematian janin atau blighted ovum (ada kantung hamil tapi tidak berisi janin) atau kehamilan yang tidak berkembang. Kemungkinan berulangnya bisa hingga 5-10% .

Yang harus dilakukan:
Bila kejadian keguguran baru satu kali, kita hanya perlu memperbaiki kualitas sel benih, dengan menghindari polutan dan minum suplemen seperti vitamin C, E, dan anti oksidan selama 3 bulan. Namun, jika keguguran terjadi lagi (keguguran berulang atau recurrence miscarriage), perlu investigasi lebih detail dan terarah oleh seorang ahli dibidang fertilitas. Penyebabnya bisa karena penyakit APS atau Anti Phospolipid Syndrome, kelainan saluran reproduksi, kelainan kromosom atau genetik, kelainan imunologi, dan kelainan faktor pembekuan darah.

4. Apakah benar, kalau sampai sulit hamil yang salah adalah pihak perempuan?

Menurut ahli:
Banyak pasangan menganggap, kegagalan punya anak semata-mata tanggungjawab pihak perempuan, padahal 30% penyebab infertilitas adalah kelainan sperma. Jumlah ini cukup besar dan sering ditemukan sebagai satu-satunya penyebab sulit hamil. Karenanya, analisis sperma wajib dilakukan sebagai salah satu pemeriksaan dasar untuk masalah infertilitas.

Kelainan sperma dapat berkaitan dengan konsentrasi, bentuk, maupun kecepatan pergerakannya. Sejalan dengan usia, kualitas sperma dapat menurun dan ini juga dipengaruhi paparan terhadap polutan atau radikal bebas di lingkungan sekitar.

Kualitas sperma tidak dapat dinilai secara makroskopis saja. Misalnya, belum tentu cairan mani yang kental spermanya banyak. Pria/Wanita yang dapat membuat kehamilan dengan pasangan pertama, belum tentu berhasil dengan pasangan kedua, tergantung kualitas sperma saat itu, usia, dan apakah ada faktor imunologi, misalnya anti-bodi anti-sperma.

Yang harus dilakukan:
Pemeriksaan kelainan sperma sangat sederhana dan lebih mudah dilakukan daripada pemeriksaan HSG dan lain-lainnya untuk wanita. Pemeriksaan ini sebaiknya dilakukan petugas laboratorium yang terlatih dan dilakukan dibawah mikroskop. Kualitas sperma dapat dilakukan setelah 1 tahun. Karena itu, sebaiknya pemeriksaan ini diulang setelah satu tahun.

5. Waktu memiliki anak pertama, mudah sekali. Tapi begitu ingin punya anak ke dua, ternyata sulit sekali untuk hamil.

Menurut ahli:
Kondisi seperti ini disebut sebagai infertilitas sekunder. Penyebab infertilitas sekunder sama dengan infertilitas primer, hanya saja dalam kasus ini dugaan kelainan anatomi rahim dapat disingkirkan.

Yang bisa menjadi penyebab utama adalah faktor usia dan paparan terhadap polutan serta radikal bebas, yang menurunkan kualitas sel benih.

Yang harus dilakukan:
Pemeriksaan sama seperti mereka yang mengalami masalah infertilitas primer, yaitu pemeriksaan HSG, analisis sperma, dan analisis ovulasi serta pemeriksaan profil hormon reproduksi, disesuaikan dengan masing-masing kasusnya.


TINDAKAN YANG DILAKUKAN DARI SEMUA PERTANYAAN DIATAS
Butuh kesiapan hati dan mental untuk mengatasi masalah infertilitas. Bila telah tahu dari awal apa yang akan terjadi, kita mungkin tak akan terlalu khawatir dan bisa lebih siap. Langkah-langkah medis yang bisa kita tempuh bersama pasangan ketika berkonsultasi dengan ahli:


1. Konsultasi awal
Tahap ini meliputi:
a. Anamnesis / tanya jawab dengan dokter ahli fertilitas, yang menanyakan lama pernikahan, frekuensi hubungan intim, kesulitan saat berhubungan, masalah nyeri haid atau siklus haid yang tidak teratur, keputihan, riwayat penyakit dan operasi yang pernah dijalani.
b. Pemeriksaan ginekologi dengan USG Transvaginal untuk evaluasi: kondisi rahim dan mulut rahim, apakah ada mioma atau kista, ketebalan dinding dalam rahim, jumlah sel telur pada kedua indung telur.

2. Pemeriksaan dasar
Terdiri atas pemeriksaan HSG (Histerosal-pingografi) untuk melihat apakah ada sumbatan pada saluran telur dan analisis sperma untuk melihat kelainan sperma. Pemeriksaan profil hormon reproduksi dapat ditunda jika dari hasil anamnesis didapati siklus haid teratur dan normal (28-35 hari).

Evaluasi ovulasi dapat dilakukan dengan pemeriksaan USG Transvaginal secara serial, yang dimulai pada hari ke-11 setelah hari pertama haid. Hari ke-21 dilakukan pemeriksaan kadar hormon progesteron dari darah. Pada wanita diatas 35 tahun atau pernah operasi kista, perlu dilakukan pemeriksaan cadangan sel telur untuk mengevaluasi berapa banyak sel telur yang masih dapat distimulasi. Ini meliputi pemeriksaan kadar hormon FSH dan AMH.

3. Tindakan
Bila kehamilan alami telah dicoba tetapi tidak berhasil, dokter ahli akan membantu Anda dengan program kehamilan yang sesuai dengan masalah Anda.
Misalnya dengan induksi ovulasi (stimulasi indung telur untuk membantu membesarkan sel telur), dilanjutkan dengan IUI (Intra Uterine Insemination atau Inseminasi Intra uterine) atau IVF (In Vitro Fertilization atau bayi tabung).

Keputusan untuk melakukan IUI atau IVF diambil oleh dokter yang ahli dibidang fertilitas, dengan menimbang faktor usia, penyebab infertilitas, serta cadangan sel telur yang ada.

Sebaiknya pasangan mendapat konseling tentang prosedur yang akan dilakukan secara detail, sehingga mendapat gambaran sekaligus mempersiapkan mental.


Keyword: infertilitas | infertilization | kesuburan wanita | seputar infertilitas

A PREGNANCY (TENTANG KEHAMILAN)
1. Hati-hati, ini dia yang harus Anda waspadai selama hamil
2. Tetap segar dan cantik meskipun hamil
3. Agar tetap bugar meskipun sedang hamil
4. Prolactinoma dan kehamilan
5. Bagaimana janin berkembang
[More...]
B PARENTING (MENJADI ORANG TUA)
1. Pentingnya lemak esensial untuk tumbuh kembang anak
2. Pengaruh buruk teman
3. 9 fakta kesehatan jaman dulu dan sekarang
4. Tips: membantu anak kikuk bergaul [sosialisasi anak]
5. Manfaat mendongeng sebelum anak tidur
[More...]
C WANITA (SEPUTAR PERMASALAHANAN WANITA)
1. Pahami masa subur
2. Memanjakan diri pasca nifas via spa vagina
3. Hamil diatas usia 35 tahun, pahami resikonya
4. Adakah masalahnya kedepan jika menunda-nunda jadi ibu?
5. Teknologi untuk merancang jenis kelamin
[More...]
D TEKNOLOGI
1. Inovasi Irigasi Untuk Masa Depan Yang Berkelanjutan
2. 10 Teratas Kemajuan Israel Dibidang Medis
3. Microresonator (Mengirimkan 40 Saluran Komunikasi dengan Satu Laser)
4. Cara memurnikan air limbah hanya menggunakan tanaman
5. Aplikasi Penghitung Sisa Hari Dalam Setahun (The Rest Of The Year)
[More...]
D SOURCE CODE VISUAL BASIC 6.0
1. Visual Basic Source Code (Transfer teks dari form ke ms-word)
2. Visual Basic Source Code (sysinfo atau informasi sistem komputer)
3. Visual Basic Source Code (software pembalik kata)
4. Visual Basic Source Code (software pengeja kata)
5. Visual Basic Source Code (IP tools)
[More...]
E KULINER (RESEP MASAKAN)
1. Resep Membuat Sambal Tuktuk khas Batak Toba
2. Cara Memasak Dali Ni Horbo
3. Resep Membuat Mie Gomak Medan
4. Resep Masakan Na Tinombur
5. Resep ayam napinadar
[More...]
F DESIGN & ART DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS
1. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (Teks Mosaic)
2. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (Teks Bergambar)
3. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (Teks Puding)
4. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (101 Dalmatians)
5. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (Teks Cut Out)
[More...]
G BELAJAR BAHASA INGGRIS SEHARI-HARI
1. A Break (Waktu Istirahat)
2. A conversation With A Stewardess (Percakapan Dengan Pramugari)
3. A New Neighbour (Tetangga Baru)
4. A New School Building (Gedung Sekolah Baru)
5. A Talk With A Stewardess (Percakapan Dengan Pramugari#2)
[More...]
H EFEK QUERY DARI MESIN PENCARI
1. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#1
2. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#2
3. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#3
4. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#4
5. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#5
  [More...]