Kamis, 06 Juni 2013

Kebiasaan anak ngutang meniru orangtua

Berutang biasanya dilakukan oleh orang dewasa. Tetapi bagaimana bila anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar sudah pandai meminjam uang temannya sampai berutang di kantin sekolah. Lalu, bagaimana cara orangtua mengajari sang buah hati?


Suatu hari seorang ibu menjemput anaknya di sekolah, ia terkaget-kaget ketika didatangi seorang pedagang di kantin sekolah untuk memintanya membayar uang sang anak yang sering mengambil minuman hingga makanan. Si ibu cukup terkejut menghadapi kenyataan itu, karena si anak tidak pernah bercerita sama sekali tentang kebiasaannya tersebut. Nah, jika sejak usia dini anak telah terbiasa ngutang, harus ada langkah-langkah antisipasi untuk menyembuhkan perilaku tersebut.

Berutang. Kebanyakan orang menganggap kebiasaan meminjam atau berutang adalah sesuatu yang buruk dan cenderung tidak mendidik. Namun ternyata tidak semua yang dimaksud meminjam uang itu sesuatu yang buruk. Menurut Dr. Seto Mulyadi, Psi, M.Si atau akrab disapa kak Seto, Psikolog sekaligus Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia, tidak semua utang akan membuat citra anak menjadi buruk. Si anak yang meminjam uang kepada orangtua misalnya untuk melakukan sesuatu yang ia sebut dengan investasi dan jika untung akan mengembalikan uang tersebut.

Namun, untuk anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar, tentu saja belum memahami investasi. Biasanya anak akan berutang dalam konteks, uang jajan yang diberikan orangtua kurang sehingga berutang di kantin sekolah ataupun kepada temannya. Jika tindakan yang salah ini dilakukan secara terus menerus, anak bisa terjebak ketika beranjak remaja. "Anak bisa keterusan sampai remaja bahkan dewasa", jelas kak Seto.

Ditambahkan kak Seto, definisi berutang atau meminjam uang harus diketahui anak saat ia berada dalam rumah, yakni faktor orangtua berperan. Dari hal memberikan uang saku pada anak dengan memberikan pengertian kalau uang saku itu harus ditabung bukan untuk dihambur-hamburkan, karena jika uang saku cepat habis maka ada kemungkinan si anak akan mencari jalan untuk memenuhi kebutuhannya, termasuk dengan cara mengutang. "Bahkan orangtua harus mengajarkan pendidikan yang dikaitkan dengan agama bahwa anak harus punya jatah untuk berzakat dan ia tabung sebagai tabungan", tegas kak Seto.

Sementara itu, menurut Yunita Gama Wibowo C.H.T M.Psi, Psi, Psikologi Personal Growth menuturkan orangtua harus memberitahukan kepada anak bahwa berutang adalah pinjaman yang harus dibayar kembali. "Utang itu harus dibayar atau itu tidak baik", ujar Yunita. Tidak hanya itu, orangtua harus menegaskan kepada si anak bahwa uang jajan yang diterima si anak setiap hari dari orangtua harus cukup, agar tidak meminjam kepada temannya atau berutang di kantin, bahkan orangtua mengajari agar anak harus menyisihkan untuk ditabung. "Misal uang jajan si anak Rp. 3 ribu, maka si anak hanya boleh menggunakan uang Rp. 2 ribu saja, sisanya ia tabung, jadi kalau ia ingin membeli barang ia sudah punya uang tabungan", tegas psikolog berusia 26 tahun ini.

Tiru Orangtua. Lebih lanjut dikatakan Yunita, kemungkinan besar memang anak yang berani berutang karena orangtua tidak tahu perilaku anaknya di sekolah, saking sibuknya bekerja. "Jadi orangtua harus mencari tahu mengapa si anak kok berani berutang padahal anak dapat uang jajan, maka si anak akan terbuka", paparnya.

Perilaku anak yang gemar berutang baik ke teman atau pun kantin sekolah, biasanya dipicu oleh perilaku orangtua. Yang harus disadari kelakuan anak meniru apa yang dilakukan oleh orangtuanya melakukan kredit mobil atau rumah bahkan meminjam uang di bank untuk membeli barang untuk keperluan keluarga. Hal ini dilihat oleh anak tetapi kurang paham dan hanya meniru saja. "Kalau orangtua harus pandai mengelola keuangan keluarga sehingga jangan berutang yang berlebihan yang diketahui oleh anak.

Ditambahkan kak Seto, jika anak meniru orangtua yang berutang, maka tugas orangtua yang harus menjelaskan mengapa mereka berutang. "Orangtua beritahukan kalau beli barang cash misalnya tidak mampu karena gaji mama atau papa kurang, jadi anak akan mengerti secara perlahan-lahan seiring dengan bertambahnya usia mereka", kata kak Seto.

Jangan Dimarahi. Orangtua yang mengetahui anaknya berutang, akan memahami anak tersebut di depan umum. Padahal pendekatan yang paling tepat adalah mengajak anak mengobrol, lalau bertanya mengapa anak melakukan hal tersebut. Orangtua harus berikan nasehat dan pengetahuan bagaimana plus minus berutang. "Bisa berdialog dengan cara akrab penuh persahabatan, bukan berarti utang itu buruk tergantung pemanfaatan dan tujuan berutang", tutup kak Seto.



Keyword: kebiasaan anak berutang | faktor penyebab anak mengutang | menghilangkan kebiasaan mengutang
A PREGNANCY (TENTANG KEHAMILAN)
1. Hati-hati, ini dia yang harus Anda waspadai selama hamil
2. Tetap segar dan cantik meskipun hamil
3. Agar tetap bugar meskipun sedang hamil
4. Prolactinoma dan kehamilan
5. Bagaimana janin berkembang
[More...]
B PARENTING (MENJADI ORANG TUA)
1. Pentingnya lemak esensial untuk tumbuh kembang anak
2. Pengaruh buruk teman
3. 9 fakta kesehatan jaman dulu dan sekarang
4. Tips: membantu anak kikuk bergaul [sosialisasi anak]
5. Manfaat mendongeng sebelum anak tidur
[More...]
C WANITA (SEPUTAR PERMASALAHANAN WANITA)
1. Pahami masa subur
2. Memanjakan diri pasca nifas via spa vagina
3. Hamil diatas usia 35 tahun, pahami resikonya
4. Adakah masalahnya kedepan jika menunda-nunda jadi ibu?
5. Teknologi untuk merancang jenis kelamin
[More...]
D TEKNOLOGI
1. Inovasi Irigasi Untuk Masa Depan Yang Berkelanjutan
2. 10 Teratas Kemajuan Israel Dibidang Medis
3. Microresonator (Mengirimkan 40 Saluran Komunikasi dengan Satu Laser)
4. Cara memurnikan air limbah hanya menggunakan tanaman
5. Aplikasi Penghitung Sisa Hari Dalam Setahun (The Rest Of The Year)
[More...]
D SOURCE CODE VISUAL BASIC 6.0
1. Visual Basic Source Code (Transfer teks dari form ke ms-word)
2. Visual Basic Source Code (sysinfo atau informasi sistem komputer)
3. Visual Basic Source Code (software pembalik kata)
4. Visual Basic Source Code (software pengeja kata)
5. Visual Basic Source Code (IP tools)
[More...]
E KULINER (RESEP MASAKAN)
1. Resep Membuat Sambal Tuktuk khas Batak Toba
2. Cara Memasak Dali Ni Horbo
3. Resep Membuat Mie Gomak Medan
4. Resep Masakan Na Tinombur
5. Resep ayam napinadar
[More...]
F DESIGN & ART DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS
1. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (Teks Mosaic)
2. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (Teks Bergambar)
3. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (Teks Puding)
4. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (101 Dalmatians)
5. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (Teks Cut Out)
[More...]
G BELAJAR BAHASA INGGRIS SEHARI-HARI
1. A Break (Waktu Istirahat)
2. A conversation With A Stewardess (Percakapan Dengan Pramugari)
3. A New Neighbour (Tetangga Baru)
4. A New School Building (Gedung Sekolah Baru)
5. A Talk With A Stewardess (Percakapan Dengan Pramugari#2)
[More...]
H EFEK QUERY DARI MESIN PENCARI
1. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#1
2. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#2
3. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#3
4. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#4
5. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#5
  [More...]