Tunggu sebentar!

Rabu, 23 Desember 2015

Melukis Secara Digital Pohon Pepaya Bag-3

E. Membuat Buah Pepaya. Bentuk pepaya sangat bervariasi, ada panjang dan besar, ada pula besar tapi bulat. Bahkan ada pula yang panjang tapi ramping. Disini, kita tidak akan membicarakan lebih jauh tentang buah pepaya, namun sekedar menggambarkan bentuk pepaya pada umumnya karena kita akan mencoba membuat objek buah pepaya sebagai pelengkap bentuk pohon pepaya yang artistik.

1. Sembunyikan seluruh layer yang berhubungan dengan pohon pepaya, kecuali layer Background. Aktifkan tool Pen, buatlah path tertutup membentuk buah pepaya. Aktifkan tool Conver Point, klik salah satu titik proxy, seret untuk membentuk bulatan/lengkungan. Lakukan pada bagian lain sehingga akan terbentuk path yang menyerupai buah pepaya.

2. Buatlah layer baru dengan nama Buah. Menuju ke palet path, ubahlah path tersebut menjadi seleksi. Aktifkan tool Gradient, pilih Radial Gradient dari tipe gradasi lalu klik menu option gradient untuk menentukan warna gradasi. Klik icon color stop, dibagian kiri untuk memilih warna yang pertama. Klik kotak Color, masukkan kode #2CD750 dalam kotak dialog Color Picker, lalu klik OK. Klik color stop di bagian kanan untuk memilih warna yang kedua. Klik kotak Color, masukkan kode #7B7505 dalam kotak dialog Color Picker, lalu klik OK, klik lagi OK untuk keluar dari kotak dialog Gradient Editor.

3. Letakkan pointer di bawah, seret ke atas agak menyerong ke kanan. Tekan CTRL+D untuk menghilangkan seleksi. Langkah selanjutnya membuat efek penyinaran pada buah pepaya agar nampak alami. Kita perlu sebuah alat untuk membuat bagian yang terang dan gelap yaitu tool Dodge dan Burn. Klik layer Buah sambil menekan tombol CTRL bersama-sama untuk membentuk seleksi. Aktifkan tool Dodge, pilih ukuran Brush sesuai kebutuhan. Dalam menu Range pilih Shadows, lalu masukkan angka sekitar 50% pada menu Exposure.

4. Untuk menambahkan performa buah tersebut secara alami, perlu penambahan tekstur layaknya buah sungguhan. Pilih Noise > Add Noise, aturlah spesifikasinya sesuai kebutuhan lalu klik OK. Pilih Filter > Blur > Gaussian Blur. Aturlah spesifikasinya sesuai kebutuhan, lalu klik OK. Tekan CTRL+D untuk menghilangkan seleksi. Cobalah Anda perhatikan hasilnya, cukup fantastis dan lebih natural bukan?

5. Berikutnya, kita akan membuat tangkai buah. Terlebih dahulu buatlah layer baru dengan nama Tangkai buah, lalu aktifkan tool Pen, buatlah path tertutup membentuk tangkai buah. Gunakan tool Convert Point untuk membantu membuat bagian yang lengkung. Menuju ke palet Path, ubahlah path tersebut menjadi seleksi. Aktifkan tool Gradient, lalu pada menu option pilih Linier Gradient. Kemudian pilihlah warna gradasi yang sama dengan warna pepaya. Letakkan pointer di atas dan seret ke bawah.

6. Pilih Filter > Noise > Add Noise. Aurlah beberapa spesifikasi, lalu klik OK. Pilihlah Filter > Blur > Gaussian Blur. Aturlah beberapa spesifikasi, lalu klik OK. Tekan CTRL+D untuk menghilangkan seleksi. Gabungkan kedua layer tersebut. Tempatkan pada posisi yang tepat. Ketika Anda meletakkan buah pepaya di belakang batang (tertutup oleh batang), hilangkan tangkai buah tersebut. Pengaturan posisi buah perlu teknik tertentu agar menghasilkan bentuk sesuai aslinya.

Melukis-Pepaya-Digital-Paint

7. Buatlah duplikasi dengan cara menekan tombol ALT sambil menggeser layer buah tersebut ke tempat tujuan. Tekan CTRL+T untuk mentransformasikan. Seret titik proxy di sudut kanan bawah ke atas sambil menekan tombol SHIFT agar bentuknya tetap proposional. Pada menu option di atas, masukkan angka 20 derajat untuk memutar objek tersebut. Setelah selesai tekan Enter.

8. Untuk menambah kesan buah tersebut matang (berwarna kuning), buatlah seleksi pada buah tersebut menggunakan tool Lasso, pilih Select > Feather, masukkan angka 4 pixel kedalam kotak isian. PIlih Image > Adjustment > Hue/Saturation. Dalam kotak dialog Hue/Saturation, centanglah kotak Colorize, lalu geserlah slider pada Hue, Saturation, dan Brightness hingga nampak warna kuning. Setelah selesai, klik OK.

Melukis-Pepaya-Digital-Paint

F. Membuat Objek Penunjang. Latar belakang (background) sangat mempengaruhi objek yang berdiri sendiri karena selain berfungsi sebagai penunjang juga membentuk fenomena yang mendekati aslinya. Latar belakang bergantung pada objek itu sendiri, misalnya sebuah piring dan sendok. Objek penunjangnya bermacam-macam, ada yang memilih tempat sendok sebagai objek penunjangnya, ada pula yang memilih tempat nasi (rice cooker) sebagai penunjangnya. Untuk objek penunjang bagi pohon pepaya akan lebih manis bila kita menambahkan awan dan padang rumput sehingga mengandung makna sebuah pemandangan di alam pedesaan yang teduh dan damai.

1. Aktifkan layer Background lalu klik icon New Layer untuk membuat layer baru. Aktifkan tool Gradient, lalu pilih tipe Linier. Klik menu option untuk memilih warna, tentukan warna biru dan putih. Letakkan pointer diatas dan seret kebawah. Efek gradasi yang dihasilkan adalah warna biru di atas. Anda dapat pula membuat warna gradasi yang lain sesuai keinginan Anda.

2. Pilih Filter > Render > Clouds, untuk memperoleh bentuk awan yang diinginkan tekan CTRL+F beberapa kali. Setiap kali Anda menekan tombol tersebut, efek awan yang ditimbulkan berbeda-beda. Pilihlah bentuk awan yang bagus menurut selera Anda. Setelah selesai, kita akan memberikan efek cahaya pada awan tersebut.

3. Efek cahaya yang disediakan Adobe Photoshop bervariasi. Gunakan efek seperti lensa kamera yang terkena cahaya matahari dengan cara memilih Filter > Render > Lens Flare. Aturlah efek pencahayaan dan tempatkan sumber cahaya di tepi kiri atas.

4. Untuk menambah kesan yang natural, kita perlu menambahkan efek bayangan daun pepaya pada batang dan daun. Kita akan coba membuatnya, aktifkan layer salah satu daun. Tekan CTRL pada layer tersebut untuk membuat seleksi. Buatlah layer baru dengan nama Shadow. Tekan huruf D, lalu tekan ALT+BACKSPACE untuk mengisi seleksi dengan warna hitam. Tekan CTRL+D untuk menghilangkan seleksi. Pilih Filter > Blur > Blur More. Tekan CTRL+F beberapa kali agar terkesan kabur (buram). Kurangi kepekatan (opacity) hingga sekitar 40%, lalu pindahkan objek tersebut menempel pada buah pepaya. Buatlah beberapa duplikasi bayangan tersebut, ubahlah ukurannya dan letakkan pada bagian batang maupun daun yang lain.

5. Ketika Anda menduplikasi bayangan dan diletakkan di bagian buah pepaya, terdapat bagian bayangan melebihi buah. Aktifkan tool Eraser, aturlah ukuran brush sesuai kebutuhan. Hapus bagian yang tidak digunakan.

Melukis-Pepaya-Digital-Paint

Objek yang tak kalah penting adalah rumput. Padang rumput, selain memiliki warna yang sejuk, juga mampu mengiring kita ke sebuah panorama pedesaan. Mustahil padang rumput ada di tengah-tengah kota. Meskipun ada, namun tidak mampu menggambarkan sebuah fenomena di pedesaan. Sekarang kita akan menambahkan objek padang rumput agar hasilnya lebih optimal dan dramatis.

6. Pertama kali, buatlah layer baru dengan nama Rumput yang letaknya di atas layer Background, untuk itu Anda harus mengaktifkan layer Background terlebih dahulu kemudian klik icon New Layer untuk membuat layer baru tersebut karena ketika sebuah layer aktif dan Anda membuat layer baru maka posisinya otomatis akan berada di atas layer yang saat itu sedang aktif.

7. Aktifkan tool Rectangle Marquee, buatlah seleksi dari tepi kiri hingga kanan yang tingginya di bawah objek buah pepaya. Aktifkan tool Gradient, pilih tipe Linier. Klik menu option untuk memilih warna gradasi. Klik icon color stop di bagian kiri bawah, klik kotak Color untuk memilih warna. Masukkan angka #025E15 pada kotak isian. Klik mouse di tengah-tengah, lalu klik kotak Color untuk memilih warna. Masukkan angka #18CC3E pada kotak isian. Dan untuk warna yang ketiga, masukkan angka #164F02.

8. Letakkan pointer di atas dan seret ke bawah sedikit serong ke kanan sehingga efek warna gradasi yang dihasilkan akan nampak condong. Setelah selesai tekan CTRL+D untuk menghilangkan seleksi. Perlu teknik yang jitu agar warna gradasi tersebut berubah menjadi padang rumput yang bergoyang. Pilihlah Filter > Noise > Add Noise. Masukkan angka 35% untuk Amount, dan pilih Uniform untuk menu Distribution. Putarlah kanvas tersebut searah dengan jarum jam sebesar 90 derajat dengan cara memilih Image > Rotate Canvas > 90 CW. Selanjutnya pilih Filter > Blur > Gaussian Blur, masukkan 1 pixel untuk radius, pilih Filter > Style > Wind. Dalam kotak dialog Wind, pilihlah Stagger untuk Method dan pilih From the Left untuk Direction. Klik OK untuk keluar dari kotak dialog Wind.

9. Tekan CTRL+F berulang-ulang agar efek padang rumput nampak. Semakin banyak menekan tombol tersebut, semakin nampak efeknya. Sekarang kembalikan posisi kanvas seperti semula dengan cara memilih menu Image > Rotate Canvas > 90 CCW. Bentuk padang rumput sudah bagus, namun alangkah lebih bagus lagi jika ada angin yang meniupnya sehingga rumput tersebut nampak bergoyang. Pilih Filter > Liquify, dalam kotak dialog Liquify aturlah Tool Options (brush size=133, brush pressure=14, turbulent jitter=42), dan Reconstruction (Mode=stiff). Goreskan pada objek rumput secara acak agar efek bergelombang terbentuk menggunakan tool Turbulence. Apabila Anda melakukan kesalahan, klik tombol Revert untuk mengembalikan kekondisi sebelumnya. Setelah itu klik OK.

Melukis-Pepaya-Digital-Paint

Objek padang rumput belum nampak alami dan masih janggal, apakah Anda tahu penyebabnya?, bagian atas rumput masih lurus dan rata, padahal seharusnya bagian tepinya halus dan batas antara rumput dengan awan tidak kentara. Untuk itu kita akan mencoba menghapus bagian tepi agar pertemuan antara rumput dengan awan lebih alami.

10. Aktifkan tool Brush, pilih ukuran brush 100 pixels. Hapuslah bagian tepi atas rumput secara perlahan-lahan. Semakin besar ukuran brush maka semakin halus tepinya.

11. Image yang telah kita buat dapat dikatakan selesai, Anda dapat mengganti suasana menjadi mendung dengan cara menambahkan efek pada batas antara rumput dengan awan. Pertama kali, buatlah layer baru dengan nama Gelap yang letaknya diantara layer awan dan rumput. Tekan huruf D, lalu aktifkan tool Gradient, pilih tipe Linier. Klik menu Options untuk memilih warna. Pada pilihan warna gradasi, pilih Foreground to Transparent (hitam ke transparan).

Melukis-Pepaya-Digital-Paint

[Halaman Sebelumnya: Membuat Batang Dan Daun]

 

Keyword: Belajar Photoshop | Membuat Efek Dengan Photoshop | Membuat Efek Teks Dengan Photoshop | Tutorial Desain Grafis | Teknik Melukis Pohon Pepaya Dengan Digital Painting Menggunakan Photoshop

A PREGNANCY (TENTANG KEHAMILAN)
1. Hati-hati, ini dia yang harus Anda waspadai selama hamil
2. Tetap segar dan cantik meskipun hamil
3. Agar tetap bugar meskipun sedang hamil
4. Prolactinoma dan kehamilan
5. Bagaimana janin berkembang
[More...]
B PARENTING (MENJADI ORANG TUA)
1. Pentingnya lemak esensial untuk tumbuh kembang anak
2. Pengaruh buruk teman
3. 9 fakta kesehatan jaman dulu dan sekarang
4. Tips: membantu anak kikuk bergaul [sosialisasi anak]
5. Manfaat mendongeng sebelum anak tidur
[More...]
C WANITA (SEPUTAR PERMASALAHANAN WANITA)
1. Pahami masa subur
2. Memanjakan diri pasca nifas via spa vagina
3. Hamil diatas usia 35 tahun, pahami resikonya
4. Adakah masalahnya kedepan jika menunda-nunda jadi ibu?
5. Teknologi untuk merancang jenis kelamin
[More...]
D TEKNOLOGI
1. Inovasi Irigasi Untuk Masa Depan Yang Berkelanjutan
2. 10 Teratas Kemajuan Israel Dibidang Medis
3. Microresonator (Mengirimkan 40 Saluran Komunikasi dengan Satu Laser)
4. Cara memurnikan air limbah hanya menggunakan tanaman
5. Aplikasi Penghitung Sisa Hari Dalam Setahun (The Rest Of The Year)
[More...]
D SOURCE CODE VISUAL BASIC 6.0
1. Visual Basic Source Code (Transfer teks dari form ke ms-word)
2. Visual Basic Source Code (sysinfo atau informasi sistem komputer)
3. Visual Basic Source Code (software pembalik kata)
4. Visual Basic Source Code (software pengeja kata)
5. Visual Basic Source Code (IP tools)
[More...]
E KULINER (RESEP MASAKAN)
1. Resep Membuat Sambal Tuktuk khas Batak Toba
2. Cara Memasak Dali Ni Horbo
3. Resep Membuat Mie Gomak Medan
4. Resep Masakan Na Tinombur
5. Resep ayam napinadar
[More...]
F DESIGN & ART DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS
1. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (Teks Mosaic)
2. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (Teks Bergambar)
3. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (Teks Puding)
4. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (101 Dalmatians)
5. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (Teks Cut Out)
[More...]
G BELAJAR BAHASA INGGRIS SEHARI-HARI
1. A Break (Waktu Istirahat)
2. A conversation With A Stewardess (Percakapan Dengan Pramugari)
3. A New Neighbour (Tetangga Baru)
4. A New School Building (Gedung Sekolah Baru)
5. A Talk With A Stewardess (Percakapan Dengan Pramugari#2)
[More...]
H EFEK QUERY DARI MESIN PENCARI
1. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#1
2. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#2
3. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#3
4. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#4
5. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#5
  [More...]