Sabtu, 13 Februari 2016

Mempelajari Hipnotis Serta Contohnya

Ilusi dan hipnotisMempelajari Hipnotis Serta Contohnya - (Lihat gambar disamping pada jarak maksimum 30cm, dapatkah Anda menghentikan ilusi tersebut? 1 menit saja Anda melihat kosentrasi pada gambar disamping, saya yakin Anda segera ngantuk) Sebagian orang telah mengalami suatu peristiwa, dimana orang tersebut merasa dirugikan oleh orang lain, misalnya pengambilan barang berharga yang mengaku terjadi "tanpa sadar", mereka sering menganggap bahwa mereka dihipnotis. Apakah mereka benar-benar telah HIPNOTIS? Ataukah hanya sekedar PENIPUAN? Berikut adalah beberapa contoh kisah yang akan menunjukkan seperti apa hipnotis itu sebenarnya . Berikut contoh hipnotis.

 

Beberapa Contoh Hipnotis dalam Kehidupan Sehari-hari

Kasus Pertama: Sepulang sekolah, seperti biasa  Nisa menunggu bus di halte dekat sekolahnya. Ia duduk di bangku paling kiri. Saat menunggu,  Nisa melihat ada seorang pria yang berdiri tidak jauh darinya. Pria itu menatap  Nisa bak ingin mencoba berbuat jahat pada  Nisa.  Nisa merasa sangat terancam. Beberapa kali  Nisa mengalihkan pandangan dan saat mengecek untuk melihat pria itu, pria itu masih memandang tajam.

 

 Nisa semakin ketakutan. Ia bergeser ke kanan mendekati seorang pria lain yang duduk di sampingnya. “Kenapa, Mbak?”, tanya pria disampingnya. “Itu lho, Mas. Kok pria itu ngeliat aku terus dari tadi ya?”, jawab  Nisa dengan takut. “Wah, iya tuh, Mbak. Kayaknya mau berbuat jahat tuh sama, Mbak” timpal pria disamping  Nisa. “Terus gimana dong, Mas. Saya kan takut”, bisik  Nisa. “Yaudah, Mbak sini aja, Mbak. Gak usah dilihatin lagi”, tenangnya.

 

Tak lama kemudian, ada bus yang berhenti di halte. “Mbak, mending kita naik bus aja, Mbak”, pintanya. “Tapi, Mas. Ini bukan bus jurusan saya pulang”, keluh  Nisa. “Naik aja, Mbak. Daripada Mbaknya di apa-apain sama orang itu”.  Nisa pun berpikir dalam hati, iya juga ya. Apa aku ikut Mas ini aja. “Oke deh, Mas. Yuk naik”. Akhirnya  Nisa dan pria yang tadi duduk di sampingnya naik bus-yang sebenarnya bukan bus yang biasa  Nisa naiki.

 

Setelah naik bus,  Nisa belum merasa lega. Ternyata pria yang memandang  Nisa tadi ikut naik bus ini juga. Dan masih memandang  Nisa dengan pandangan yang mengancam.  Nisa semkin merasa ketakutan.

 

“Mas, itu orangnya ngikutin kita, Mas”. Pria yang duduk di samping  Nisa menengok ke belakang dan ternyata mereka memang diikutui.

 

“Mbak, jangan-jangan pria itu mau nyopet Mbak. Sini Mbak dompetnya saya bawa aja Mbak. Saya amankan. Kan dia gak tau kalo dompetnya udah di saya,” pintanya.

 

“Oh gitu ya, Mas. Okedeh. Nih, Mas.” Serah  Nisa.

 

Tak lama setelah  Nisa menyerahkan dompetnya,  Nisa memandang keluar jendela. Saat  Nisa kembali mengembalikan pandangannya, ternyata pria di sampingnya sudah tidak ada. Sadar kalau dompetnya,  Nisa kaget dan merasa dirinya dihipnotis. Dia pun mengaku kepada orang-orang kalau ia telah dihipnotis.

 

Apakah ini hipnotis?

 

Kasus Kedua: Pak Poltak ditelpon oleh seorang pria yang mengaku adalah polisi. Tentunya Pak Poltak kaget karenanya. Beliau merasa tidak punya masalah kok ditelpon. Sang polisi mengatakan bahwa ia telah menangkap anak Pak Poltak yang bernama Tole. Tole diberitakan tergabung dalam siswa yang mengikuti tawuran dan akhirnya tertangkap.

 

Kebetulan Tole saat itu tidak ada di rumah. Saat ditelpon pun hape Tole mati. Jadi,Pak Poltak percaya saja dengan berita polisi. Tetapi Tole termasuk anak yang patuh terhadap orang tua. Kok bisa-bisanya ikut tawuran. Sang polisi meminta Pak Poltak menebus Tole dengan sejumlah uang. Uangnya harus ditransfer sekarang juga. Kalau tidak Tole akan dimasukkan ke penjara selama dua tahun.

 

Karena Pak Poltak tidak ingin Tole masuk penjara, Pak Poltak pun mentransfer uang dengan jumah yang polisi minta. “Ini sesuai peraturan kepolisian, Pak”, katanya.

 

--------------------------------

 

Beberapa menit sebelum kejadian-di tempat yang berbeda, Tole (anak Pak Poltak) mendapat sms dari operator jaringan selulernya. Dalam sms tersebut, tertulis pengguna diharuskan mematikan hape selama setengah jam karena jaringan selulernya akan diperbaiki. Tole pun mematikan hapenya. Saat Tole kembali ke rumah, Ayahnya (Pak Poltak) dan ibunya sedang menunggu di ruang tamu.

 

--------------------------------

Pak Poltak kaget sewaktu Tole pulang ke rumah dalam keadaan yang baik-baik saja. Akhirnya mereka menceritakan kejadian yang terjadi terhadap mereka tadi.

Apakah ini hipnotis?

Kasus Ketiga: Sekarang ini, banyak promo suatu produk yang mengiming-imingi hadiah total jutaan rupiah jika mendapatkan kupon dengan nomor pin di dalam kemasan. Dengan mendaftarkan nomor pin di kupon yang ada, pembeli bisa mengirim nomor tersebut dan nantinya akan diacak untuk diundi.

Bu Nita, seorang ibu rumah tangga di telpon oleh suatu operator produk sabun cuci favoritnya. Operator mengatakan Bu Nita mendapatkan hadiah 2 juta rupiah dari hasil undian pin sabun cucinya. Sebenarnya Bu Nita tidak merasa mengirim nomor undian tersebut. Tapi karena Bu Nita ingin mendapatkan uang dan bayangan Bu Nita sudah banyak tentang uang yang bisa digunakan untuk banyak hal, maka Bu Nita mengikuti prosedur yang ada.

“Ibu, untuk hadiahnya harus diambil sekarang juga.” Tentunya Bu Nita bingung. Mana ada hadiah diambilnya batas waktu cepat begini? “Maaf, Ibu. Jika sampai setelah jam 13.00 ibu belum mengambil hadiahnya, maka hadiah akan hangus, Bu Nita semakin takut dengan ancaman yang ada. Bu Nita ingin sekali mendapatkan hadiah 2 juta tersebut.

Akhirnya, Bu Nita menyetujui akan diambil hari ini.

“Baik, Bu Nita. Jika begitu, sebelum Bu Nita sampai di kantor kami, kami harap Bu Nita konfirmasi ke nomor ini terlebih dahulu.”

Sekitar jam 11.00, Bu Nita menuju kantor sabun langganannya. Seperti yang diminta operator, Bu Nita menelpon nomor tadi.

“Oh, Bu Nita sudah dekat. Baik, Bu. saya berada di warung Sedap disamping kantor”

Bu Nita sempat bingung. Kenapa transaksinya harus dilakukan di luar kantor? Tapi Bu Nita tetap menuju warung makan yang disebut operator tadi.

Ternyata benar, ada orang yang menunggu Bu Nita disuatu meja. Suaranya juga mirip dengan operator tadi.

“Mbak, kenapa transaksinya di luar kantor?” tanya Bu Nita penasaran.

“Sama saja, Bu. Di luar kantor atau di dalam kantor. Sekarang kan jam istirahat. Jadi ya harus di luar kantor,” jawabnya ramah.

Ternyata eh ternyata, untuk mengambil hadiahnya harus ada surat perjanjian dan bermatrai. Uangnya tidak langsung diserahkan tapi via transfer. Bu Nita mematuhi peraturan yang ada, meskipun sedikit bingung.

Setelah itu, Bu Nita diarahkan ke atm untuk memencet nomor-nomor yang tertera di kertas panduan. Sudah ditunggu beberapa jam, Bu Nita tidak juga mendapatkan uang 2 juta. Bu Nita mengecek untuk kesekian kalinya, ternyata uang Bu Lasri yang justru berkurang 2 juta. Sudah tentu Bu Nita sangat menesali hal tersebut.

Bu Nita menceritakan kejadian ini dan mengaku bahwa ia telah dihipnotis.

Apakah ini hipnotis?

Kasus Keempat: Beberapa waktu lalu, Mas Pitung bercerita bahwa uangnya di atm selalu berkurang setiap bulannya. Padahal dia merasa tidak mengikuti programa apapaun-yang dimaksud disini adalah asuransi. Dia merasa sangat rugi tentunya. Sempat terbesit dalam pikirannya apakah saya dihipnotis? Setelah menyelidik kejadian sebelum-sebelumnya, memang ada hal aneh yang pernah terjadi.

Suatu hari, ada seseorang yang menelpon dari suatu perusahaan asuransi yang menjelaskan tentang produk mereka. Sang operator menjelaskan panjang lebar tanpa henti kepada Mas Pitung. Saking bingungnya dan malas bertanya hal lain, dengan asal Mas Pitung menjawab YA. Di akhir penjelasan-yang sangat panjang, si operator bertanya kepadanya, “Apakah bapak sudah jelas? Ada yang mau ditanyakan , Pak?” tentunya Mas Pitung tidak ingin urusan ini bertambah panjang dengan bertanya menganai penjelasan si operator. Dia tidak ingin sang operator menjelaskan ulang hal tadi. Karena itu dia menjawab, “Ya. Saya sudah jelas. Terimakasih.”

Setelah kejadian itu, entah kenapa uang dalam atm Mas Pitung selalu berkurang secara berkala.

Apakah ini hipnotis?

Kasus Kelima: Piktor berlari tergesa-gesa menemui Baluap. Piktor bilang dia baru saja dihipnotis. Karena bingung, Baluap meminta Piktor untuk menceritakan kejadian saat ia dihipnotis.

Kurang lebih, begini ceritanya...Tadi pagi, Piktor sedang mengambil uang di atm. Setelah ia selesai transaksi, ada seorang pria yang menepuk pundak Piktor dengan keras. Sontak Piktor kaget. Pria itu berbicara pada Piktor dengan sangat cepat. Dia mengaku bahwa dia teman ayah Piktor. Kerabat yang lain sedang berada di rumah sakit dan mereka butuh uang untuk biaya operasi. Dia bilang kalau sebelumnya dia sudah menghubungi ayah Piktor. Pria ini menjelaskan bahwa ayah Piktor meminta dia menemui anaknya untuk meminjam uang. Karena pria itu sangat khawatir dan tergesa-gesa, Piktor dengan cepat memberikan uangnya yang di kartu atm kepada pria itu sebesar yang dia minta.

Setelah kejadian, Piktor mengirim sms kepada ayahnya untuk mengonfirmasi bahwa ia sudah meminjamkan uangnya. Tapi, ayahnya malah bingung. Dan akhirnya Piktor sadar bahwa dia telah dihipnotis.

Bayangkan, Piktor menceritakan kejadiannya kepada Baluap dengan sangat detil. Kebanyakan orang bilang kalau hipnotis membuat kita tidak sadarkan diri. Jadi, apakah Piktor benar-benar telah dihipnotis?

 

Inilah Penjelasan Kelima Kasus diatas.

Kelima kasus di atas dibagi menjadi beberapa kategori.

 

1. Kategori Fear-Deception (Penipuan Yang Terjadi Karena Rasa Takut Korban).

Dalam bahasa inggris, fear apabila diterjemahkan ke bahasa Indonesia, maka artinya adalah takut. Yang dimaksud ketakutan disini adalah ketakutan akan kehilangan atau kerugian akan sesuatu. Ketakutan ini menyebabkan adanya pengeluaran yang dikorbankan untuk mendapatkan sesuatu itu sebelum hilang atau sebelum rugi. Dalam cerita di atas yang termasuk kategori fear yaitu kisah  Nisa dan Pak Poltak.

 

Saat  Nisa pulang sekolah dan menunggu bus di halte biasanya. Dalam kisah ini  Nisa dilanda ketakutan. Pria yang memandangnya dari jauh membuat  Nisa merasa takut. Akhirnya ia dilindungi oleh pria yang ada disampingnya.  Nisa menganggap pria ini akan meneolong, tapi pada akhirnya dompet  Nisa dibawa oleh pria yang dismpingnya tadi.

 

Dalam kasus ini, sering terkuak bahwa memang beginilah cara penipu atau perampok melakukan aksinya. Pria yang memandang  Nisa dan pria yang duduk di sampingnya adalah sebuah komplotan. Mereka bekerjasama untuk mengambil dompet  Nisa dengan cara seperti ini.

 

Selanjutnya adalah kisah Pak Poltak.

 

Pak Poltak sangat cemas dengan keadaan Tole. Karena takut Tole dipenjara akhirnya Pak Poltak mengirim uang demi keselamatan Tole.

 

Sudah jelas-jelas kedua kasus ini termasuk penipuan.

 

2. Kategori Fear and Greedy-Deception (Penipuan Yang Terjadi Karena Ketamakan Dan Rasa Takut Korban).

Sudah dijelaskan sebelumnya bahwa fear berarti takut. Greedy jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berarti tamak.

 

Kisah yang termasuk dalam kategori ini adalah kisah Bu Nita. Bu Nita ingin sekali mendapatkan uang 2 juta dari hasil undiannya. Padahal dia sadar bahwa dia tidak pernah mengirim pin atau kode undian ke perusahaan sabun favoritnya. Karena sudah terbayang bisa melakukan banyak hal dengan uang itu, Bu Nita pun larut dalam prosedur ‘menang undian’ tersebut. Disinilah Bu Nita terhasut akan ketamakannya.

 

Bu Nita pun dilanda ketakutan karena uangnya akan hangus setelah beeberapa jam.

 

Ini juga termasuk dalam kategori PENIPUAN. Tapi, kenapa Bu Nita mengaku bahwa ia telah dihipnotis? Karena Bu Nita enggan mengaku bahwa ia telah ditipu. Ya masak aku mau bilang aku ditipu? Bodoh sekali, pikirnya. Istilah jaman sekarang jaim atau jaga image.

 

3. Kategori Flooding (Penipuan Dengan Modus Memborbardir Korban Dengan Informasi).

Flooding apabila diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia berarti banjir. Dalam hal ini berarti dibanjiri, dibanjiri informasi.

Kisah yang termasuk dalam kategor flooding adalah kisah Mas Pitung.

Uang dalam rekeningnya tiba-tiba berkurang secara berkala. Usut-usut punya usut, sebelumnya Mas Pitung pernah di telpon oleh salah seorang perempuan yang mengaku operator suatu perusahaan asuransi. Karena dia bingung –dibanjiri informasi yang tidak dimengerti, di akhir percakapan, Mas Pitung pura-pura mengerti akan penjelasan sang operator.

Ternyata, setelah diselidiki Mas Pitung turut dalam anggota asuransi di suatu perusahaan. Padahal dia tidak pernah ikut. Dari telpon yang pernah datang kepadanya, Mas Pitung dinyatakan ikut karena sudah setuju. Dan percakapan dalam telpon dijadikan bukti-karena percakapan mereka direkam.

Mas Pitung tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Dibilang penipuan tapi ada bukti. Dibilang bukan, tapi memang ditipu oleh taktik perusahaan.

4. Kategori Hipnotis (Korban Benar-Benar Kena Hipnotis).

Sebelumnya, akan dijelaskan apa itu hypnosis. Hypnosis adalah kondisi dimana critical factor seseorang telah terbuka. Dan menyentuh pikiran bawah sadar. Critical factor adalah suatu pintu yang menjadi pelindung pikiran bawah sadar. Untuk membukanya bisa melalui beberapa cara. Salah satunya dengan dikagetkan.

 

Kisah Piktor yang ditepuk pundaknya secara tiba-tiba, membuat Piktor kaget dan mengakibatkan critical factornya terbuka. Dengan dimasukannya segala informasi-karena sudah berada dipikiran bawah sadar, Piktor menerima segala informasi yang datang kepadanya-secara sadar namun bingung karena dilakukan secara mendadak.

 

Inilah hipnotis yang sebenarnya.

 

Tips Ketika Menghadapi Hipnotis.

Lalu, apa yang harus kita lakukan bila menghadapi peristiwa itu?

 

Sekedar saran

 

1. Berpikirlah secara Kritis.

Untuk kejadian pertama sampai keempat (kasus penipuan), Anda disarankan untuk berpikir kritis. Ambilah jeda beberapa saat sebelum Anda merespon informasi yang ada. Jika Anda sudah merasa ragu, koreksilah informasi sebelumnya.

 

2. Tepuk Balik.

Untuk kasus terakhir (Hipnotis benaran), sudah sering dijelaskan bahwa jika Anda dikagetkan dengan ditepuk, maka tepuk baliklah orang yang menepuk Anda.

 

 

Semoga Anda tidak termasuk orang yang takut akan suatu kejadian,bukan termasuk orang tamak dan juga bukan termasuk orang yang mudah dihipnotis. Demikianlah contoh dari beberapa kejadian yang menunjukkan arti sebenarnya hipnotis. Sekarang, Anda sudah mengetahui kejadian sebenarnya yang dinamakan hipnotis dari contoh hipnotis.

 

Keyword: Memahami Dan Mengenali Apa Itu Hipnotis | Membedakan Ditipu Atau Dihipnotis

A PREGNANCY (TENTANG KEHAMILAN)
1. Hati-hati, ini dia yang harus Anda waspadai selama hamil
2. Tetap segar dan cantik meskipun hamil
3. Agar tetap bugar meskipun sedang hamil
4. Prolactinoma dan kehamilan
5. Bagaimana janin berkembang
[More...]
B PARENTING (MENJADI ORANG TUA)
1. Pentingnya lemak esensial untuk tumbuh kembang anak
2. Pengaruh buruk teman
3. 9 fakta kesehatan jaman dulu dan sekarang
4. Tips: membantu anak kikuk bergaul [sosialisasi anak]
5. Manfaat mendongeng sebelum anak tidur
[More...]
C WANITA (SEPUTAR PERMASALAHANAN WANITA)
1. Pahami masa subur
2. Memanjakan diri pasca nifas via spa vagina
3. Hamil diatas usia 35 tahun, pahami resikonya
4. Adakah masalahnya kedepan jika menunda-nunda jadi ibu?
5. Teknologi untuk merancang jenis kelamin
[More...]
D TEKNOLOGI
1. Inovasi Irigasi Untuk Masa Depan Yang Berkelanjutan
2. 10 Teratas Kemajuan Israel Dibidang Medis
3. Microresonator (Mengirimkan 40 Saluran Komunikasi dengan Satu Laser)
4. Cara memurnikan air limbah hanya menggunakan tanaman
5. Aplikasi Penghitung Sisa Hari Dalam Setahun (The Rest Of The Year)
[More...]
D SOURCE CODE VISUAL BASIC 6.0
1. Visual Basic Source Code (Transfer teks dari form ke ms-word)
2. Visual Basic Source Code (sysinfo atau informasi sistem komputer)
3. Visual Basic Source Code (software pembalik kata)
4. Visual Basic Source Code (software pengeja kata)
5. Visual Basic Source Code (IP tools)
[More...]
E KULINER (RESEP MASAKAN)
1. Resep Membuat Sambal Tuktuk khas Batak Toba
2. Cara Memasak Dali Ni Horbo
3. Resep Membuat Mie Gomak Medan
4. Resep Masakan Na Tinombur
5. Resep ayam napinadar
[More...]
F DESIGN & ART DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS
1. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (Teks Mosaic)
2. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (Teks Bergambar)
3. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (Teks Puding)
4. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (101 Dalmatians)
5. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (Teks Cut Out)
[More...]
G BELAJAR BAHASA INGGRIS SEHARI-HARI
1. A Break (Waktu Istirahat)
2. A conversation With A Stewardess (Percakapan Dengan Pramugari)
3. A New Neighbour (Tetangga Baru)
4. A New School Building (Gedung Sekolah Baru)
5. A Talk With A Stewardess (Percakapan Dengan Pramugari#2)
[More...]
H EFEK QUERY DARI MESIN PENCARI
1. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#1
2. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#2
3. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#3
4. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#4
5. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#5
  [More...]