Tunggu sebentar!

Rabu, 20 Juli 2016

Ada 4 Jenis Terapi Perilaku Untuk Anak Anda

Ada 4 Jenis Terapi Perilaku Untuk Anak Anda

Apa kesan yang Anda tangkap ketika mendengar kata terapi? Apakah muncul berbagai bayangan tentang gangguan serius yang memerlukan penanganan ahli di sebuah pusat rehabilitasi? Tenang, Anda tak sendirian. Ada sebuah cerita, saat seorang mama mendapat saran mengonsultasikan anaknya ke klinik tumbuh kembang, timbul rasa tak senang dan menyangkal ‘Ah, siapa bilang anakku bermasalah? Anakku, kan, tidak autis!’. Begitulah kira-kira yang lazim terjadi. Tapi, tahukah Anda, di klinik tumbuh kembang terdapat banyak cabang terapi yang dapat menangani masalah ‘biasa’ sekalipun. Katakan saja, masalah anak suka marah-marah, anak menulis dengan tekanan berlebihan, hingga anak yang terlalu banyak duduk diam.

Jadi, mulai sekarang, jangan tersinggung ketika anak disarankan ikut terapi. “Terapi itu adalah intervensi tertentu terhadap anak, sesuai masalah yang dimiliki. Sementara pada anak yang tak bermasalah berat, diberikan stimulasi untuk mengoptimalkan apa yang dimiliki,” ungkap Dewi Anggraini AMd.OT.,S.KM, Terapis Okupasi dari Klinik Tumbuh Kembang Anakku Check My Child, Jakarta. Nah, berikut terapi-terapi yang penting Anda ketahui!

1. Terapi Kognitif dan Perilaku
Terapi kognitif-perilaku atau behavioral bertujuan membantu anak berperilaku sehingga dapat diterima lingkungan. Misalnya, anak yang selalu berteriak atau menangis saat meminta sesuatu, anak suka marah-marah saat diminta melakukan atau menyelesaikan tugas padahal sebenarnya ia bisa, dan masih banyak perilaku lain yang sulit diterima oleh lingkungan. Perilaku ini perlu dianalisis dan dibuatkan simulasi sehingga anak dapat bereaksi positif terhadap permasalahan yang dirasakan.

2. ABA (Applied Behavioral Analysis)
Merupakan terapi berdasarkan analisis perilaku dan dirancang fokus pada prinsip pembelajaran anak. Misalnya, ketika perilaku diikuti oleh reward, anak lebih berpeluang mengulang perilaku yang diharapkan. Praktiknya dapat dilakukan dengan situasi pengajaran di kelas maupun situasi sehari-hari, seperti, makan malam keluarga, atau di taman bermain. Terapi ABA, bisa berupa interaksi terapis dan anak secara empat mata, maupun instruksi yang diberikan pada kelompok anak. Tujuannya membawa perubahan positif terhadap perilaku anak.

3. PRT (Pivotal Response Treatment)
Terapi ini lebih menargetkan perilaku individu anak, termasuk motivasi, manajemen diri, tanggapan, dan inisiasi interaksi sosial. Biasanya, PRT ditujukan untuk memperbaiki kemampuan sosialisasi, komunikasi, perilaku, dan keterampilan akademik, yang terkait dengan perilaku anak.

4. NET (Natural Environment Treatment)
Menurut Jennifer Potterfield M.A., BCBA, LBA, analis perilaku senior dari Kansas City, Amerika Serikat, terapi NET lebih mengedepankan pendekatan dari kebiasaan anak dalam menanamkan perubahan. Biasanya, didahului dengan investigasi yang terkait motivasi dan inisiatif anak selama ini, mencari tahu faktor kegagalan pembelajaran, dan memahami cara belajar yang lebih disukai anak. Misalnya, pada anak yang lambat bicara, terapis dapat meletakkan boneka Barney kesayangannya agak jauh sehingga anak muncul keinginan untuk meminta. Kemudian, terapis mengajak anak agar meminta sambil menyebut nama boneka tersebut. Jika ia berhasil menyebut nama yang dimaksud, terapis segera memberikan bonekanya. Lama kelamaan, anak dapat meminta bonekanya secara lisan dengan inisiatif sendiri.

 

 

Keyword: Jenis-Jenis Terapi Pada Anak

A PREGNANCY (TENTANG KEHAMILAN)
1. Hati-hati, ini dia yang harus Anda waspadai selama hamil
2. Tetap segar dan cantik meskipun hamil
3. Agar tetap bugar meskipun sedang hamil
4. Prolactinoma dan kehamilan
5. Bagaimana janin berkembang
[More...]
B PARENTING (MENJADI ORANG TUA)
1. Pentingnya lemak esensial untuk tumbuh kembang anak
2. Pengaruh buruk teman
3. 9 fakta kesehatan jaman dulu dan sekarang
4. Tips: membantu anak kikuk bergaul [sosialisasi anak]
5. Manfaat mendongeng sebelum anak tidur
[More...]
C WANITA (SEPUTAR PERMASALAHANAN WANITA)
1. Pahami masa subur
2. Memanjakan diri pasca nifas via spa vagina
3. Hamil diatas usia 35 tahun, pahami resikonya
4. Adakah masalahnya kedepan jika menunda-nunda jadi ibu?
5. Teknologi untuk merancang jenis kelamin
[More...]
D TEKNOLOGI
1. Inovasi Irigasi Untuk Masa Depan Yang Berkelanjutan
2. 10 Teratas Kemajuan Israel Dibidang Medis
3. Microresonator (Mengirimkan 40 Saluran Komunikasi dengan Satu Laser)
4. Cara memurnikan air limbah hanya menggunakan tanaman
5. Aplikasi Penghitung Sisa Hari Dalam Setahun (The Rest Of The Year)
[More...]
D SOURCE CODE VISUAL BASIC 6.0
1. Visual Basic Source Code (Transfer teks dari form ke ms-word)
2. Visual Basic Source Code (sysinfo atau informasi sistem komputer)
3. Visual Basic Source Code (software pembalik kata)
4. Visual Basic Source Code (software pengeja kata)
5. Visual Basic Source Code (IP tools)
[More...]
E KULINER (RESEP MASAKAN)
1. Resep Membuat Sambal Tuktuk khas Batak Toba
2. Cara Memasak Dali Ni Horbo
3. Resep Membuat Mie Gomak Medan
4. Resep Masakan Na Tinombur
5. Resep ayam napinadar
[More...]
F DESIGN & ART DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS
1. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (Teks Mosaic)
2. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (Teks Bergambar)
3. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (Teks Puding)
4. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (101 Dalmatians)
5. Efek Teks Fantastis menggunakan Photoshop (Teks Cut Out)
[More...]
G BELAJAR BAHASA INGGRIS SEHARI-HARI
1. A Break (Waktu Istirahat)
2. A conversation With A Stewardess (Percakapan Dengan Pramugari)
3. A New Neighbour (Tetangga Baru)
4. A New School Building (Gedung Sekolah Baru)
5. A Talk With A Stewardess (Percakapan Dengan Pramugari#2)
[More...]
H EFEK QUERY DARI MESIN PENCARI
1. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#1
2. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#2
3. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#3
4. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#4
5. Efek Dari Kombinasi Kata Kunci Pada Mesin Pencari#5
  [More...]