Tes darah terbaru menawarkan deteksi kanker sejak dini



Pemeriksaan baru yang sederhana menunjukkan mampu mendeteksi hampir 90 persen untuk beberapa jenis kanker dalam tes klinis.

                 Seorang wanita menjalani perawatan kemoterapi di Chaim Sheba Medical Center di Tel Hashomer.

Peneliti Israel telah mengembangkan tes darah sederhana dan murah yang ditemukan untuk mendeteksi berbagai jenis kanker sejak dini.

Tes darah baru yang menjanjikan, yang dikembangkan oleh para ilmuwan di Ben-Gurion University of the Negev (BGU) dan Soroka University Medical Center di Beersheva, dapat mendeteksi perubahan sangat kecil dalam darah seseorang dengan pertumbuhan kanker di suatu tempat di tubuh, bahkan sebelum penyakit menyebar.

Diagnosis dini kanker bisa menyelamatkan ribuan nyawa. Setiap hari di Amerika Serikat saja, 1.500 orang meninggal karena kanker, menurut American Cancer Society. Kanker adalah penyebab paling umum kedua kematian di Amerika Serikat setelah penyakit jantung, laporan untuk satu dari empat kematian.

Dokter spesialis yakin bahwa deteksi dini sangat meningkatkan kemungkinan untuk pengobatan yang berhasil. Hal ini juga mencegah kebutuhan untuk perawatan dengan waktu yang lama, menyakitkan dan mahal ketika kanker mencapai stadium yang lebih lanjut.

Menerangi sel kanker dalam darah
Para peneliti, dipimpin oleh Prof Joseph Kapelushnik Fakultas BGU tentang Ilmu Kesehatan, telah mengembangkan perangkat yang dapat menerangi sel kanker. Tes menggunakan cahaya inframerah untuk mendeteksi perubahan kecil yang mengindikasikan kanker, karena cahaya yang diserap sedikit berbeda karena berbagai molekul dilepaskan ke aliran darah.

Dalam sebuah percobaan klinis yang melibatkan 200 pasien dan satu kelompok pengawas, pengujian tersebut menemukan kanker umum tertentu seperti kanker paru-paru dan kanker ovarium pada 90 persen pasien dan menemukan kanker jenis lainnya juga.

"Ini masih penelitian di tahap awal uji klinis," kata Kapelushnik, yang juga kepala departemen pediatrik hemato-onkologi di rumah sakit Soroka.

"Tapi tujuannya adalah untuk mengembangkan metode yang efisien, murah dan sederhana untuk mendeteksi jenis kanker sebanyak mungkin. Kita ingin mendeteksi kanker meskipun pasien masih merasa baik. Sebelum kanker tersebut memiliki kesempatan untuk bermetastasis, dengan begitu dibutuhkan lebih sedikit perawatan, dan semakin banyak jiwa yang dapat diselamatkan."