Agar tetap bugar meskipun sedang hamil

Tampil segar sepanjang hari bukan tidak mungkin. Bahkan bagi ibu hamil sekalipun. Jika sebelum hamil Anda selalu aktif, maka rutinitas beraktivitas tetap bisa dilakukan. Sepanjang kesehatan Anda tidak bermasalah, aktivitas sehari-hari tak perlu ada yang berubah. Kecuali jika Anda punya sakit jantung, paru, incompetent cervix, pendarahan, kontraksi dini, preeclampsia, placenta previa atau hamil kembar.

Senam hamil

Umumnya aktivitas untuk ibu hamil yang tidak mengalami masalah kesehatan adalah berolahraga dengan benturan ringan: berjalan kaki, berenang, bersepeda statis, prenatal yoga. Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, wanita disarankan berolahraga tak lebih dari 30 menit dengan intensitas satu sampai tiga kali dalam seminggu. Pada trimester pertama, mulailah dengan 15 menit saja, tingkatkan menjadi 30 menit pada trimester kedua.

Persiapan yang perlu dilakukan:
  1. Warm up (pemanasan): gunakan 5-15 menit untuk peregangan dan pemanasan.
  2. Minum banyak cairan: jangan sampai timbul dehidrasi dengan minum 225gr air sebelum berolahraga dan ditambah lagi dengan jumlah yang sama setiap 20 menit berolahraga.
  3. Stay cool: kenakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat untuk menjaga jangan sampai diserang overheating yang membahayakan Anda maupun janin.
  4. Tetap berhati-hati: jangan terlampau memaksakan diri, dengarkan pertanda dari tubuh Anda. Saat berganti posisi ketika berolahraga lakukan dengan ekstra hati-hati.
  5. Sebaiknya saat berbaring jangan dalam posisi datar. Punggung Anda jangan terlalu flat untuk mencegah menurunnya aliran darah ke tubuh Anda maupun ke janin di dalam kandungan.
  6. Cool down: perlahan-lahan kembalikan posisi tubuh ke posisi istirahat dengan melakukan pendinginan dan peregangan.
Sebaiknya Anda menghentikan kegiatan berolahraga jika ada tanda-tanda:
  1. Pusing: berolahraga meningkatkan unsur asam laktat dan membuat sedikit pusing. Ini merupakan pertanda Anda berolahraga terlalu keras.
  2. Perubahan suhu: tiba-tiba merasa kepanasan atau kedinginan, berkeringat menandakan tubuh Anda berjuang mempertahankan temperaturnya.
  3. Detak jantung tak teratur: jika diikuti  dengan pusing, sakit kepala atau pandangan kabur menjadi pertanda adanya perubahan tekanan darah yang harus segera ditangani dokter.
  4. Pendarahan: keluarnya darah atau cairan dari vagina.
  5. Hilang kesadaran menandakan komplikasi serius yang membahayakan kesehatan Anda dan janin dan harus segera diperiksakan ke dokter.
  6. Rasa sakit khususnya di bagian perut perut atau dada segera dilaporkan ke dokter dan olah raga segera dihentikan.
Sebelum mengikuti kelas senam ibu hamil, sebaiknya Anda harus mendapat rekomendari atau saran dari dokter obgyn Anda.


Keyword: tetap bugar saat hamil | senam hamil | syarat mengikuti senam hamil | gerakan senam hamil