CARA DAN KIAT MEMBUAT SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN BENAR

CARA DAN KIAT MEMBUAT SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN BENAR

Perhatikan Bahasa
Anda sering tidak menyadari bahwa bahasa merupakan faktor penting dalam menulis surat lamaran pekerjaan. Sekalipun Anda mempunyai peluang yang cukup tinggi dalam menembus pekerjaan, tetapi jika Anda tidak menggunakan bahasa yang benar dalam surat lamaran, kemungkinan besar lamaran Anda akan disisihkan atau tidak diperhatikan. Bahasa yang baik dan benar dalam lamaran menunjukkan Anda mempunyai kemampuan komunikasi yang baik, setidaknya dalam tulisan. Adapun komunikasi lisan akan diketahui saat Anda mengikuti wawancara. Oleh karena itu, jangan anggap remeh soal bahasa. Jangan sampai ada kesalahan fatal yang itu sangat merugikan diri Anda sendiri. Aspek bahasa ini menyangkut antara lain:

A. Kebakuan
Karena sifatnya yang resmi, maka bahasa surat lamaran harus memakai ejaan resmi dan baku, atau yang lebih sering dikenal sebagai ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan. Selain itu, dalam menyusun kalimat harus digunakan kaidah-kaidah tata bahasa Indonesia yang baik dan benar. Perhatikan tabel kata baku dan tidak baku di bawah ini, dan hindari penggunaan kata-kata tidak baku.

BAKU TIDAK BAKU
Aktivitas Aktifitas
Akuntansi Acuntansi
Analisis Analisa
Asisten Assisten
Desain Design
Eksekutif Executif
Finansial Finance
Fotokopi Foto kopi
Ideal Idiil
Ijazah Ijasah
Insentif Incentive
Interviu Interview
Istri Isteri
Jadwal Jadual
Karier Karir
Komputer Computer
Kualitas Kwalitas
Maaf Ma'af
Maksimal Maximal
Manajemen Managemen
Manajer Manager
Manfaat Manfa'at
Mekanik Mechanic
Paham Faham
Pasfoto Pasphoto
Pihak Fihak
Praktik Praktek
Prangko Perangko
Profesional Professional
Risiko Resiko
Servis Service
Sistem Sistim
Staf Staff
Teknik Tehnik
Terampil Trampil

B. Hemat Kata
Hemat disini berarti cermat dan efektif dalam menyusun kalimat. Penggunaan kalimat yang terlalu berlebihan akan memboroskan kata-kata dan berdampak pada ketidakefektifan kalimat. Oleh karena itu, penyusunan kalimat dalam surat lamaran harus hemat dan jelas, jangan bertele-tele atau berbelit-belit.

Perhatikan contoh berikut: Demikian surat lamaran ini, saya buat agar dapat dimaklumi dan atas perhatian Bapak, saya ucapkan banyak terimakasih. Susunan kalimat ini rumit dan berbelit-belit (penggunaan/penempatan tanda baca yang tidak benar). Ada beberapa kata yang tidak berfungsi, yaitu: demikian, agar, dan dimaklumi. Jika kata-kata tersebut dibuang, tidak akan mengubah makna kalimat. Oleh karena itu, sebaiknya diganti menjadi: Atas perhatian Bapak, saya ucapkan banyak terimakasih.

Kehalusan Makna
Anda tentu tahu bahwa ada banyak kata untuk menunjukkan kata ganti orang kedua, yaitu: kamu, saudara, engkau dan Anda. Semua kata tersebut mempunyai arti yang sama. Akan tetapi, dalam surat lamaran Anda tidak bisa memakainya secara sembarangan. Anda harus memperhatikan kehalusan makna sebuah kata. Kehalusan makna menunjuk pada etika dan sopan santun dalam berkomunikasi melalui tulisan. Kata "kamu" terasa lebih kasar daripada kata "saudara"; kata "Anda" lebih santun daripada kata "saudara".

Begitu juga dengan kata "minta", "mau", "sudi", dan "mohon". Dua kata terakhir lebih halus daripada dua kata yang pertama, walaupun memiliki makna yang sama. Itulah yang disebut sebagai kehalusan makna. Dalam surat lamaran, Anda harus memerhatikan penggunaannya. Jangan sampai menggunakan kata sapaan "kamu" dalam surat lamaran. Ubahlah dengan memakai kata Anda atau Bapak, karena akan terasa sopan memberikan rasa hormat kepada yang dituju.

Cermat
Masih banyak pencari kerja yang tidak cermat dalam menulis surat lamaran. Kata yang harusnya dipisah malah disambung dan sebaliknya. Oleh karena itu, cermatlah dalam penggunaan kata. Misalnya gabungan kata yang ditulis bersambung, padahal seharusnya ditulis secara terpisah.<

Baca Juga: - Cara Nyaman Menyusui Di Tempat Umum
  - Cara Mengajarkan Anak Agar Terbiasa Berbicara Sopan

Kalimat-kalimat Praktis
Untuk memudahkan dalam membuat surat lamaran yang baik, berikut ini adalah contoh-contoh kalimat yang lazim dipakai dalam surat lamaran.

A. Kalimat Pembuka

  1. Saya yang bertanda tangan di bawah ini dengan ini mengajukan lamaran agar bisa bekerja di perusahaan yang Bapak pimpin sebagai karyawan produksi.
  2. Berdasarkan iklan Bapak di harian Kompas, edisi 23 Mei 2013, dengan ini saya mengajukan lamaran untuk posisi sebagai Manajer Cabang.
  3. Sesuai dengan pengumuman di Perusahaan Bapak, dengan ini saya mengajukan permohonan lamaran kerja sebagai staf Administrasi.
  4. Salah seorang karyawan Bapak mengatakan bahwa Perusahaan Bapak membutuhkan tenaga baru untuk bagian pemasaran. Dengan ini saya mengajukan lamaran pekerjaan untuk posisi tersebut.
  5. Saya berminat sekali bekerja pada PT. Besindo Medi Sistem. Berkenan dengan hal tersebut, saya menyampaikan surat lamaran kerja agar saya dapat menjadi salah seorang karyawan di lingkup Perusahaan PT. Besindo Medi Sistem.
  6. Berdasarkan informasi dari salah seorang kenalan saya yang bekerja di PT. Sindomex, saya mengetahui bahwa ada lowongan pekerjaan untuk jabatan bagian administrasi lapangan.
B. Isi Surat
  1. Sebagai bahan pertimbangan, bersama ini saya lampirkan:
  2. - Fotokopi ijazah terakhir.
    - Daftar riwayat hidup.
    - Surat keterangan dokter.
    - Surat keterangan berkelakuan baik.
    - Pasfoto 3 x 4 terbaru dua lembar.
    - Referensi.
  3. Syarat-syarat yang disebutkan dalam iklan tersebut dapat saya penuhi. Untuk itu saya mengajukan surat lamaran ini dengan lampiran persyaratan, semoga dapat menjadi bahan pertimbangan.
  4. Saya seorang laki-laki jurusan Akademi Perhotelan tahun 2007 Medan. Meskipun saya baru berpengalaman 50 tahun bekerja, tetapi dengan kemampuan yang saya miliki dan semangat untuk terus belajar dan bekerja, saya yakin dapat bekerja dengan baik sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
  5. Disamping saya berpengalaman dibidang pemasaran selama 4 tahun, saya mempunyai kendaraan roda empat. Bersama ini saya lampirkan referensi dari tempat saya bekerja sekarang dan daftar riwayat hidup.
  6. Saya belum mempunyai pengalaman bekerja. Tetapi bila Bapak memberi saya kesempatan, saya akan cocok bekerja di bagian pemasaran. Saya yakin akan hal ini.
C. Kalimat Penutup
  1. Atas perhatian Bapak, saya ucapkan terima kasih.
  2. Atas kebijaksanaan Bapak dan dikabulkannya permohonan ini, saya ucapkan terima kasih.
  3. Saya ucapkan terima kasih atas perhatian dan kebijaksanaan Bapak.
  4. Atas pertimbangan Bapak mengabulkan lamaran ini, saya ucapkan terima kasih.
  5. Atas pertimbangan dan kesediaan Bapak mengabulkan permohonan ini, saya mengucapkan terima kasih. 

 

Keyword: tips menulis surat lamaran kerja | surat lamaran kerja yang benar | surat lamaran kerja yang baik | tatacara menulis surat lamaran kerja | faktor kegagalan melamar kerja