Macam-macam pil kontrasepsi

Menurut penelitian dan pengembangan selama 40 tahun, tidak memungkinkan untuk memperbaiki pil kontrasepsi lebih jauh. Pil kontrasepsi masa sekarang sudah cukup nyaman dan dapat diterima. Ketika pertama sekali diperkenalkan di AS oleh FDA, pil kontrasepsi mengandung estrogen sampai 80-100 mikrogram. Setahun kemudian diluncurkan pil kontrasepsi berisi estrogen 50 mikrogram. Sedangkan yang kini beredar, seperti Drosperinon, mengandung progestogen dosis lebih rendah (20 - 3x microgram). Untuk diketahui estrogen yang terdapat pada semua pil berjumlah sama (hanya dosisnya yang berbeda), dan ada perbedaan pada kandungan progestin dan dosisnya.

MACAM-MACAM PIL KONTRASEPSI
  1. POP juga sering disebut sebagai pil mini, yang mengandung progestin dalam dosis yang sangat rendah.
  2. Pil kontrasepsi kombinasi klasik mengandung estrogen dan progestin. Jika estrogen < 50 mikrogram/hari maka disebut dosis rendah monofasik yang mengandung estrogen dan progestin pada semua 21 pil aktif, tak hanya efektif dan dapat ditoleransi juga beberapa diantaranya bisa mengatasi masalah jerawat dan rambut berminyak.
  3. Pil trifasik merupakan pil dosis rendah. Keistimewaan pil ini karena estrogen dan progestin dalam dosis yang bervariasi.
  4. Pil Sequensial, hanya mengandung estrogen pada tahap pertama, lalu ditambah progestin di tahap kedua. Sedangkan pil bifasik mengandung progestin dosis rendah pada tahap pertama.
  5. Pil kontrasepsi Drospirenon keluaran Bayer Schering Pharma, memiliki keunikan progestinnya yang nyaris sama dengan progesteron alami. Drospirenon memiliki antiandrogenik dan tidak memberikan reaksi berlebihan terhadap hormon pria. Hormon ini dalam tubuh perempuan menyebabkan kulit berminyak dan berjerawat. Pil ini juga bisa meminimalisasi kelebihan air dalam tubuh. Sehingga pil kontrasepsi ini tidak menyebabkan kenaikan berat badan. 
 Memiliki keluarga kecil bahagia adalah pilihan. Jika bisa dilakukan, mengapa harus ragu menjalaninya?


APAKAH ADA EFEK SAMPING MENGGUNAKAN PIL KONTRASEPSI?
Pil kontrasepsi merupakan cara yang cukup efektif untuk mencegah terjadinya kehamilan. Untuk memperolehnya, Anda harus konsultasi lebih dahulu dengan dokter obgyn agar memperoleh pilihan metode kontrasepsi yang paling sesuai dengan kondisi kesehatan Anda. Sedangkan kandungan hormon dalam pil kontrasepsi modern sudah dikurangi sehingga perbandingan estrogen dan progestin sudah berubah. Dengan demikian, dampak buruk bisa diminimalisir.

Pada individu tertentu terdapat keluhan sedikit mual, pembengkakan payudara, sakit kepala, kenaikan berat badan, kemungkinan menurunnya gairah seks dan memicu meningkatnya faktor pembekuan darah.


Keyword: jenis-jenis pil kontrasepsi | efek samping penggunaan pil kontrasepsi