Tali pusat 'dewa penyelamat keluarga Anda'

Tahukah Anda jika darah tali pusat memiliki keistimewaan dan bisa disimpan? Darah tali pusat atau plasenta (cord blood) mengandung banyak stem cell (sel induk) yang bermanfaat menyembuhkan berbagai penyakit. Belakangan, transplantasi sel darah tali pusat makin marak diperbincangkan.

Stem cell adalah sel yang tidak atau belum terspesialisasikan dan mempunyai dua sifat. Pertama, mampu untuk berdiferensiasi menjadi sel lain. Dalam hal ini stem cell mampu berkembang menjadi berbagai jenis sel matang, misalnya sel saraf, sel otot jantung, sel otot rangka, sel pankreas, dan lain-lain. Kedua, mampu untuk memperbaharui/meregenerasi dirinya sendiri. Maksudnya stem cell dapat membuat salinan sel yang persis sama dengan dirinya melalui pembelahan sel.

 Stem cells


Darah plasenta baru bisa di donor ketika kehamilan berusia 34 minggu. Namun, tidak semua ibu hamil yang akan melahirkan dapat mendonorkan stem cell-nya begitu saja. Biasanya, pada hari kelahiran (baik sebelum maupun setelah kelahiran bayi) sampel darah ibu diambil terlebih dahulu untuk di cek di laboratorium guna mendeteksi riwayat penyakit yang diderita, layaknya infeksi menular, hepatitis B, hepatitis C, HIV/AIDS. Hal yang sama juga dilakukan kepada janin yang ada di dalam kandungan.

Stem cell sarat sel induk haematopetik
Darah yang ada dalam tali pusat tersebut menawarkan harapan baru bagi sang anak atau anggota keluarga lainnya. Sumsum tulang, darah perifer (darah tepi) dan darah tali pusat adalah sumber sel induk haematopoietik yang tak lain sumber pembentuk darah dan system kekebalan tubuh yang berpotensi membentuk jaringan saraf, kulit, tulang, jantung organ endokrin dan lain-lain.
Selama masa kehamilan, tali pusat merupakan satu-satunya penyambung kehidupan antara ibu dan sang bayi. Darah tali pusat atau yang juga disebut "darah plasenta" ialah darah yang tertinggal di dalam tali pusat dan plasenta setelah kelahiran dan setelah tali pusat dipotong.

Menyimpan darah tali pusat akan gagal bila:
Manakala si ibu hamil mengkonsumsi beberapa obat tertentu yang terlalu dekat dengan masa kehamilan. Hal tersebut dikhawatirkan akan berdampak negatif kepada janin yang ada di dalam kandungan. "Begitu pula kalau di darah tali pusat bayi ada kontaminasi bakteri atau jamur".


Keyword: tali pusat | stem cell | penyimpanan darah tali pusat | syarat menyimpan darah tali pusat | fungsi darah tali pusat | apa itu darah tali pusat | bentuk darah tali pusat