Penyakit demam rematik dan jantung rematik pada anak

Deman rematik merupakan suatu penyakit yang diawali oleh radang tenggorokan akibat bakteri Streptokokus, biasanya menyerang anak usia 4-15 tahun. Demam rematik diawali oleh infeksi tenggorokan akibat bakteri tersebut, kemudian badan membuat antibodi terhadap bakteri. Antibodi yang dibuat oleh badan tersebut selain menyerang bakteri ternyata juga menyerang katup jantung. Akibatnya dapat terjadi kerusakan pada katup jantung.

demam rematik

Gejala awal yang timbul berupa demam, nyeri dan bengkak pada sendi-sendi besar seperti lutut, mata kaki dan siku serta sakit perut, mimisan dan kadang timbul bercak merah dibadan berbentuk bulat seperti koin. Gejala ini biasanya timbul 2-4 minggu setelah terkena radang tenggorokan.

Pasien yang terkena demam rematik harus rawat inap karena ada resiko kerusakan katup jantung. Pasien perlu ditangani oleh dokter ahli jantung anak. Pemeriksaan yang diperlukan berupa laboratorium (darah), EKG, Rontgen dan echocardiografi. Bagi pasien yang belum berat, perawatan sekitar 2 minggu, untuk pasien yang berat yang sudah terkena katup jantung, perawatan sekitar 4-6 minggu.

Biasanya pasien akan diberikan antibiotik, dan setelah pulang pasien harus kontrol teratur dan mendapat suntikan antibiotik setiap 3 atau 4 minggu sekali, selama minimal 5 tahun, bahkan kalau sudah terjadi kerusakan katup jantung bisa seumur hidup. Penyakit demam rematik dapat berlanjut menjadi penyakit jantung  rematik yang ditandai dengan kerusakan yang menetap pada katup jantung. Untuk pengobatan katup jantung jika berat bisa dengan balonisasi atau operasi jantung. Jadi, penyakit ini tidak bisa dianggap sepele, karena akan mengganggu kualitas hidup anak.


Keyword: Demam rematik | Jantung rematik | Mengatasi demam rematik