Contoh Cara Membuat Surat Pernyataan Hutang

Konsep SuratContoh Cara Membuat Surat Pernyataan Hutang. Terimakasih telah berkunjung di blog ini, disini sibagur.com akan berbagi bagaimana cara membuat surat pernyataan hutang. Pada postingan sebelumnya, saya telah membagikan tips Contoh Cara Membuat Surat Peminjaman Uang yang mana surat tersebut sebagai salah satu syarat sebagai jaminan ketika kita memberikan pinjaman uang kepada orang lain, agar kelak jika terjadi persoalan yang merugikan kita (pemberi pinjaman) maka surat tersebut dapat kita gunakan sebagai bukti dipengadilan apabila kita hendak memperkarakan sipeminjam uang kita tersebut kejalur hukum.

Tujuan dari surat pernyataan hutang yang akan kita bahas kali ini adalah, ketika seseorang berhutang kepada kita (atau bisa juga kita berhutang kepada orang lain), kadang kala pembayaran yang dilakukan tidak sesuai dengan yang diharapkan (misalnya karena telat membayar karena faktor ekonomi yang kurang baik). Jadi, tujuan dari surat pernyataan ini bukan untuk menghapus atau meniadakan hutang tersebut, namun lebih untuk meringankan sipeminjam dengan kondisi ekonomi yang kurang baik yang bisa dijelaskan secara masuk akal agar sipemberi hutang mengetahui apa alasan sipeminjam tersebut menunda pembayarannya.

Baiklah, di bawah ini adalah contoh surat pernyataan hutang yang dapat Anda gunakan sebagai referensi.

 

SURAT PERNYATAAN HUTANG

 

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : [nama peminjam]  
Alamat :  
No. KTP :  
Pekerjaan :  
     
Dengan ini menyatakan:
1. Bahwa, pada tanggal 01 Desember 2015, saya telah melakukan peminjaman uang kepada saudara/i [nama pemberi pinjaman] sebesar Rp. 100.000.000 (Seratus Juta Rupiah) dan berjanji akan mengembalikan pinjaman tersebut dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari atau jatuh tempo pada tanggal 30 Desember 2015.

2. Bahwa, sampai dengan tanggal jatuh tempo tersebut ternyata saya belum juga dapat mengembalikan pinjaman saya kepada saudara/i [nama pemberi pinjaman].

3. Bahwa, dengan ini saya memohon keringanan kepada saudara/i [nama pemberi pinjaman] agar diberi perpanjangan jangka waktu untuk melunasi pinjaman saya tersebut untuk selama 30 (tiga puluh hari) lagi atau jatuh tempo pada tanggal 29 Januari 2016.

4. Bahwa, dalam hal ini jika saya tidak dapat melunasi pinjaman saya tersebut sampai dengan perpanjangan jangka waktu tersebut sebagaimana dimaksud dalam butir nomor 3, maka saya bersedia mempertanggungjawabkan pinjaman saya tersebut secara hukum.

Demikian Surat Pernyataan ini saya buat dengan tanpa paksaan ataupun tekanan dari pihak manapun.

     

Medan, 31 Desember 2015

 

 

( nama peminjam ) 

 

 

 

Keyword: Contoh Cara Membuat Surat Pernyataan Hutang | Contoh Surat