Cara Agar Sikecil Lebih Nurut Dan Patuh Pada Ayah Bunda

Cara Agar Sikecil Lebih Nurut Dan Patuh Pada Ayah Bunda

Ayah bunda yang pernah punya anak balita tentu pernah merasakan, saat dimana perlu usaha ektra untuk membuat si kecil mendengar dan nurut dengan apa yang dikatakan ayah bunda. Misalnya saat bunda membujuk si kecil untuk mandi, perlu upaya berkali-kali atau bahkan berpuluh-puluh kali sampai si kecil mau mandi.

Para ahli berpendapat hal ini lumrah terjadi dalam tahap perkembangan si buah hati. Diusia ini ayah bunda harus mengajarkan kepada mereka bagaimana cara memberikan perhatian terhadap sesuatu, agar disaat mereka tumbuh besar, kemampuan untuk mendengar mereka miliki dengan baik.

Mengasah Kemampuan Mendengar Si Kecil
Kemampuan mendengar pada balita perlu diasah sejak dini agar saat mereka tumbuh menjadi anak-anak dan remaja mereka bisa belajar lebih efektif, memiliki hubungan yang lebih baik dengan ayah, bunda, serta gurunya, dan kemampuan mendengar adalah salah satu pondasi dari skil bersosialisasi mereka. Mereka yang mempunyai kemampuan sosial yang baik akan lebih mudah mendapat teman dan lebih diterima di lingkunganya.

Ada banyak tehnik yang diajarkan para ahli untuk melatih si kecil menjadi pendengar yang baik, jika tehnik ini dilakukan oleh ayah bunda secara konsisten, si buah hati akan memiliki skil dasar untuk menjadi seorang pendengar yang baik. Berikut adalah beberapa diantaranya:
1. Bicara bukan memerintah. Saat bunda meminta si kecil melakukan sesuatu, alih-alih berteriak dari ruangan sebelah, para ahli lebih merekomendasikan agar bunda mendekati si kecil, kemudian lakukan kontak fisik dan kontak mata. Pegang pundaknya dengan lembut atau usap kepalanya sambil melakukan kontak mata, baru kemudian ayah bunda bicara. Cara seperti ini dinilai jauh lebih efektif untuk mendapatkan perhatian si buah hati.

2. Sampaikan dengan jelas. Setelah ayah bunda mendapatkan perhatian si kecil, sampaikan permintaan ayah bunda dengan jelas, sederhana, dan tegas. Si buah hati belum bisa mencerna kata-kata yang terlalu rumit. Misalnya saat bunda meminta mereka mandi, agak sulit bagi si kecil untuk menangkap maksudnya jika bunda berkata, “Dari tadi ade kok main terus sih, ini kan sudah sore, sebentar lagi malam, jadi ayo cepet mandiiii.” Namun akah lebih efektif jika bunda mengatakan, “Ade, saatnya mandi sore.”

3. Bersungguh-sungguh. Sampaikan maksud dengan jelas dan sebaiknya tidak disertai dengan ancaman, inti dari ucapan kita adalah memotivasi bukan menakuti. Tunjukan bahwa ayah bunda bersungguh-sungguh dalam meminta. Misalnya saat meminta balita mandi, sambil bicara, tuntun mereka ke kamar mandi kemudian buka banjunya. Meminta mereka mandi sementara bunda sibuk membaca majalah atau mengerjakan pekerjaan lain umumnya tidak akan mendorong mereka untuk melakukan permintaan bunda.

4. Beri mereka waktu. Saat jam tidur dan si kecil sedang asik menggambar, ingatkan mereka bahwa sebentar lagi mereka harus tidur. Memberikan mereka waktu untuk bersiap akan jauh lebih efektif daripada langsung meminta mereka saat itu juga untuk melakukan yang ayah bunda minta. Mood mereka bisa berubah 180 derajat, akibatnya mereka bisa lebuh rewel.

 

 

Keyword: Tips Agar Anak Mau Diperintah | Tips Agar Anak Nurut Pada Orang Tua